Pengenalan Alat Musik Tradisional Batak
Nilai dari sebuah hasil karya seni yang dihasilkan oleh para pengrajin alat-alat musik tradisional Batak memang tidak ternilai harganya
Metode pengajaran yang dilakukan oleh Martogi Sitohang "Seruling Sang Guru" dimulai dengan pendekatan kepada siswa-siswi dengan pengenalan akan lagu-lagu tradisional yang bersifat umum dan dikenal oleh semua siswa-siswi
Berbagi keceriaan dengan siswa-siswi SMA Negeri 1 Paranginan, Humbang Hasundutan
Dengan melantunkan beberapa tembang musik tradisional batak.
"Alat-t musik ini sangat sensitif terhadap suhu dan cuaca, dimana ketika alat-alat ini akan dipergunakan diperlukan kemahiran dari setiap pengrajin dalam menstem/tuning dari semua alat-alat musik."Jelas Martogi.
Menrutunya, untuk membuat mereka mencintai musik tradisional ini bukanlah pekerjaan yang mudah, cukup sulit mencari anak anak yang mau untuk bermain alat musik tradisional.Banyak cara untuk mengenalkan musik tradisional ini kepada mereka, namun masih perlu kerjasama yang baik dengan semua pihak baik sekolah, guru dan pemerintah hingga ke orang tua siswa.
"Secara kuantitas, anak didik usia dini sangatlah besar. Hal ini menjadi PR panjang kita dan bangsa ini, tentu kita yang mau melihat masa depan yang lebih baik tidak bisa tinggal diam dengan berjuta-juta teori yang kita miliki tanpa ada aplikasi.Mengenal dan memberikan pembelajaran mengenai budaya kita sendiri butuh kemauan dan optimisme terutama di tempat kita, masih banyak kita jumpai orang hanya mau bekerja dengan nilai project yang sesuai dengan nilai yang mereka inginkan."Ujarnya.(*)