Ngopi Sore

Medan yang Gamang: Sekadar Pandangan untuk Eldin dan Akhyar

Gugatan-gugatan ini terkesan nyinyir. Terkesan cuma ingin "meributi", hanya ingin "mengganggu".

Tayang:
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengendara sepeda motor dan mobil berusaha melintasi ruas jalan yang digenangi air di kawasan Jl. KH Wahid Hasyim, Medan, Rabu (28/9). Buruknya saluran drainase menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Medan dilanda banjir selepas diguyur hujan lebat selama kurang lebih dua jam. 

Pula demikian ketidakberesan menyangkut ketertiban, keamanan, dan harmonisasi kehidupan warga, terutama sekali yang berkenaan dengan toleransi.

Akan tetapi, ada hal lain yang sesungguhnya jauh lebih miris. Hal yang membuat rapor buruk tadi jadi bertambah jeblok.

Ketidakpekaan dan ketidakpedulian, yang kemudian melahirkan reaksi-reaksi tidak tepat sasaran, yakni upaya yang panik dan rikuh untuk menegakkan citra, dan kritik dijawab dengan cara-cara serba emosional dan kekanak-kanakan.

twitter: @aguskhaidir

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved