Breaking News:

Ngopi Sore

Payung Pak Jokowi dan Perbuatan Makar

Polisi telah menahan dan memeriksa kesepuluh orang yang diduga melakukan perencanaan makar ini. Konon sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
TRIBUNNEWS/HERUDIN
PRESIDEN Joko Widodo bersama Wapres JK serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menkopolhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Panjaitan, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghadiri aski Bela Islam III di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Aksi ini mendesak pemerintah melakukan penahanan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena diduga melakukan penistaan agama. Aksi ini diisi dengan zikir, doa bersama, dan Salat Jumat. 

Dalam The Godfather, baptis menjadi simbol. Baptis bermakna memulai kehidupan dari kesucian. Walau filosofi ini diterjemahkan Michael Carleone lewat jalan kengerian, The Baptism Murders tetap mencapai tujuannya, yakni melahirkan kehidupan yang baru.

makarss2

Jokowi juga menunjukkan simbol. Di bawah guyuran hujan dia keluar dari istana, berpayung, lantas berjalan kaki ke kawasan Monas untuk mendengarkan khutbah Rizieq Shihab dan mendirikan Salat Jumat. Jokowi berjalan selangkah-selangkah diiringi orang-orang besar negeri ini, orang-orang yang dia tidak pernah tahu persis apakah memang benar-benar mendukungnya atau diam-diam menunggu kesempatan untuk menikamnya dari belakang.

Jokowi tidak dipayungi. Dia memegang sendiri payung itu. Payung yang tidak sekadar melindunginya dari hujan. Dengan payung, Jokowi bisa berjalan menerabas hujan untuk mencapai tujuan, atau sasaran: para pendongkelnya.

Dan payung itu berwarna biru.(t agus khaidir)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved