Traffic Report

Jalanan Macet saat Mahasiswa Berunjuk Rasa di Kejaksaan Tinggi

Arus lalu lintas di Jl AH Nasution, Medan sempat macet saat puluhan mahasiswa melakukan aksi di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

Tribun-Medan.com/ Array Argus
Demo puluhan mahasiswa Gema Paluta meminta Bupati Paluta, Bachrum Harahap ditangkap. Akibat aksi ini, jalanan di seputar kantor Kejatisu Jl AH Nasution sempat macet, Kamis (16/2/2017). 9Tribun-Medan.com/ Array Argus) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Arus lalu lintas di Jl AH Nasution, Medan sempat macet saat puluhan mahasiswa melakukan aksi di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut).

Baca: Saking Seringnya Gempa Hantam Sumut, 10 Ahli Geologi Jepang Turun Tangan

Pasalnya, mahasiswa mengambil separuh jalan, dan mempersempit ruang gerak kendaraan.

"Kami meminta maaf kepada bapak ibu atas terganggunya aktivitas hari ini. Kehadiran kami semata-mata untuk meminta keadilan," ucap salah seorang orator dari Gerakan Mahasiswa Padang Lawas Utara (Gema Paluta), Kamis (16/2/2017).

Baca: Mengenang Pangeran Cikeas Berseragam TNI yang Tersungkur di Pilkada, Tetap Putra Terbaik Bangsa

Baca: Mahasiswa Sampai Panjat Pagar Kejaksaan Tinggi Sumut Minta Bupati Ini Ditangkap

Massa Gema Paluta saat menggoyang-goyang pagar Kejatisu. Mereka minta agar Bupati Paluta, Bachrum Harahap segera ditangkap dan diadili, Kamis (16/2/2017). 9Tribun-Medan.com/ Array Argus)
Massa Gema Paluta saat menggoyang-goyang pagar Kejatisu. Mereka minta agar Bupati Paluta, Bachrum Harahap segera ditangkap dan diadili, Kamis (16/2/2017). 9Tribun-Medan.com/ Array Argus) (Tribun-Medan.com/ Array Argus)

Karena arus lalulintas macet, polisi dari Polsekta Delitua terpaksa turun tangan.

Beberapa petugas berseragam lengkap tampak berdiri di atas trotoar meminta para pengendara untuk melaju secara perlahan agar tidak bersenggolan.

Baca: Perempuan Berkerudung Pergoki Suami Selingkuh, Berikan Benda Ini pada Wanita Selingkuhan

Meski sudah diatur polisi, tetap saja banyak pengendara yang membandel.

Bahkan, seorang sopir angkutan kota sempat menghentikan kendaraannya di dekat kerumunan massa.

Lantaran dianggap tak mengindahkan imbauan petugas, sopir angkot tadi ditegur dan dimarahi.

Aksi ini sempat menjadi perhatian sejumlah pengendara lainnya yang melintas di seputar kantor Kejati Sumut.

(ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved