Kisah Soeharto yang Jarang Diketahui Orang, dari Ultimatum Bu Tien hingga Memeluk Pria
Mien membatin, "Seandainya orang-orang yang dulu diberi pesan oleh Ibu Tien mendengarnya."
Baca: Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Goyang-goyang di Pelabuhan, Warga: Kaya Main Kuda-kuda

Baca: Jet Li dan Jacky Chan Disebut-sebut Bakal Bintangi Film Kolosal Sulsel
Baca: Pria Ini Posting Chat Rekayasa Kapolri dan Kapolda Jabar, Sebut Naga Mega dan 9 Naga
Baca: Inilah ‘Kesalahan’ KPU DKI yang Tak Mau Dimaafkan Ahok
Baca: Ahok Datang, Acara Maulid Nabi di Asrama Aceh Foba Bubar
Tak selamanya Ny. Tien serius.
Brigjen Eddie M. Nalapraya, mantan wagub DKI, bercerita tentang pengalamannya sewaktu mendampingi Pak Harto memancing di Pelabuhan Ratu. Ketika mobil hendak berangkat, sang nyonya mengetuk kaca persis di posisi Eddie duduk.
"Siap! Saya Bu," kata Eddie setelah kaca diturunkan.
"Jangan memancing ikan yang rambutnya panjang ya!" pesan Ny. Tien.
Hubungan Eddie dan keluarga Soeharto terbilang dekat. Anak-anakSoeharto mudah merajuk kepadanya untuk memintakan izin bepergian kepada ayahnya.
Baca: Lihat Foto Ini, Banyak yang Berharap Tania dan Tommy Kurniawan Tak Berpisah

Ketika Eddie melaporkan kenaikan pangkatnya, Ny. Tien Soehartolangsung mengambil sapu tangan dan mengelap bintang di pundak Eddie.
"Sungguh, saya terharu. Tidak ada pengawal lain yang diperlakukan seperti itu."
Lain kisah bersumber dari Des Alwi, tokoh pergerakan asal Bandaneira, Maluku. Des mengenal Soeharto ketika ditugasi oleh ayah angkatnya, Sutan Syahrir, untuk melakukan konsolidasi dengan sesama pemuda perjuangan setelah Indonesia merdeka.
Tahun 1949, saat di Yogyakarta, ia sering berdiskusi dengan para pemuda yang bermarkas di Pathuk. Di situlah ia mengenalSoeharto.