Tifatul Sembiring Masuk Calon, Malam Ini PKS Bahas Koalisi Pilkada Sumut, Apakah dengan Gerindra?
Periode ini, PKS mengantongi sembilan kursi legislatif DPRD Sumut. Sedangkan Gerindra memiliki 13 kursi legislatif.
TRIBUN-MEDAN.com - Jajaran DPW PKS Sumut akan menggelar rapat dengan DPP PKS malam ini.
Rapat tersebut membahas persiapan partai jelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak maupun Pemilihan Gubernur di Sumut 2018 mendatang.
Baca: FANTASTIS! Minta Dilayani bak Raja, Ini Layanan Mewah bagi Bos First Travel di Arab
Baca: Siapa yang Terdepak? Agar Mulus Melaju ke Liga 1, PSMS Medan akan Datangkan Tujuh Pemain
Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BPPP) DPW PKS Sumut Satrya Yudha Wibowo mengatakan, rapat ini akan dihadiri Ketua Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS Chairul Anwar.
"Malam ini kami rapat mengenai Pilkada dan Pilgub Sumut. Saya sedang di Jakarta," kata Satrya melalui sambungan telepon, Jumat (25/8/2017)
Satrya mengatakan, PKS sudah mengantongi lima nama kader yang potensial untuk diusung pada Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023.
Kelima calon internal partai itu, kata Satrya, adalah Tifatul Sembiring, Iskan Qolba Lubis, Anshory Siregar, Muhammad Hafez dan dirinya sendiri.
Kata Satrya, kelima nama ini sudah diserahkan ke DPP PKS. Namun, hingga kini, belum ada keputusan resmi partai mengenai rekomendasi nama itu.
"Bisa nanti dipilih di antara lima nama itu, bisa juga PKS akan usung nama di luar kader partai," kata Satrya.
Satrya juga masih enggan membeberkan kapan partai akan memutuskan dan mengumumkan sosok yang bakal diusung pihaknya nanti.
Baca: Siapa yang Terdepak? Agar Mulus Melaju ke Liga 1, PSMS Medan akan Datangkan Tujuh Pemain
Baca: WAH! Berandai jika Fahri Hamzah Presiden RI, Ini yang Dilakukan terhadap KPK
"Bisa pada rapat malam ini ditentukan, tapi bisa juga tidak. Belum tahu saya. Yang jelas sebelum pendaftaran ke KPU," ujarnya, sembari tertawa.
Meski sosok yang akan diusung belum jelas, Satrya mengungkapkan hingga kini Gerindra merupakan satu-satunya partai yang sudah hampir bisa dikatakan pasti berkoalisi dengan PKS pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 mendatang.
Namun, PKS juga masih membuka pintu selebar-lebarnya bagi partai lain yang hendak berkoalisi.
Periode ini, PKS mengantongi sembilan kursi legislatif DPRD Sumut. Sedangkan Gerindra memiliki 13 kursi legislatif. Artinya, koalisi antara PKS dan Gerindra sudah cukup menjadi perahu pengusung pasangan calon.
Baca: Menyedihkan Curhat Ibu Muda Ini, Bayinya Berumur Setahun Korban Asap Rokok
Baca: Ibu Ini Tega Potong Alat Kemaluan Anak Kandungnya yang Masih Bocah
"Kalau dengan Gerindra bisa dikatakan ya seperti itu (akan berkoalisi). Tinggal nanti dibahas, apakah PKS akan mengusung untuk posisi nomor satu (calon gubernur), atau Gerindra yang akan mengusung posisi nomor satu dan PKS yang nomor dua (calon wakil gubernur)," kata Satrya.
Sedangkan di kubu Gerindra, nama Gus Irawan Pasaribu tetap menjadi bahan pemberitaan media massa yang menyebut dirinya sebagai sosok yang akan diusung Gerindra pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 mendatang.
Kabar ini beredar setelah pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang dikutip oleh satu media online menyebut Gus resmi akan diusung partai tersebut.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan Gus Irawan belum bisa dikonfirmasi.
Gus tidak menjawab panggilan telepon serta tak membalas pesan seluler saat dihubungi.(cr5)