Hewan Liar Panik dan Bermatian di Sekitar Gunung Agung, Ini Kata Mbah Surono
Peristiwa hewan liar berbondong-bondong turun dari gunung berapi jelang erupsi bukannya tanpa alasan ilmiah.
Namun hal tersebut hanya bisa didengar oleh hewan-hewan tertentu.
Makhluk yang bisa mendengar pun merasa bising hingga tak mampu menahan suara yang ada.
Akibatnya, hewan-hewan tersebut berlairan turun gunung.
"Pada saat itulah hewan-hewan yang tak tahan suara bising ini berlarian turun dari gunung," kata Surono.
Di sisi lain, saat Gunung Agung masih berstatus awas dan belum erupsi, sekawanan burung pipit justru ditemukan tewas di kawasan Karangasem, Bali.
Burung-burung itu berserakan di area Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada Senin (25/9/2017).
Amin Basri (54), tukang kebun di Dinas PUPR Karangasem mengaku tak tahu apa penyebab burung-burung tersebut mati berserakan.
Ia pun mengaku heran dengan kejadian tersebut,.
Meski begitu, Amin menebak hewan-hewan itu mati karena terdampak asap Gunung Agung.
"Nggak tahu penyebabnya. Mungkin karena hujan atau kena asap gunung. Tumben seperti ini. Sebelumnya nggak pernah. Pohon ini jadi tempat tidur burung," kata Amin Basri. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
*** Klik Berita Lainnya ***
# BeritaBREAKINGNEWS
Dor! Polisi Tembak Mati Kawanan Perampok Sopir Grab
Kronologi Pembunuh Sopir GrabCar Ditembak Mati Polisi, Sempat Keluar Bawa Parang
Sempat Kejar-kejaran Mobil Seperti di Film, Polisi Tembak Mati Pembunuh Sopir GrabCar
Sopir Grab Tewas dengan 26 Tusukan, Istri: Ambil Lah Mobil dan Uangnya, Jangan Nyawanya
# BeritaTERPOPULER
Misterius Ribuan Burung Mati Mendadak, Tanda Gunung Agung Akan Meletus Hebat?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hewan_panik_20170925_181250.jpg)