Heboh Medsos
Viral Mobil Esemka Mengaspal di Solo, yang Dinyinyirin Haters Jokowi
Dari gambar yang beredar, kebanyakan hanya memperlihatkan bagian belakangnya saja, di mana pertama kali diunggah Didik Wahyudhi di akunnya.
TRIBUN-MEDAN.COM – Mobil Esemka yang beberapa tahun ini hilang dari perbincangan, mulai kembali viral di media sosial.
Dari gambar yang beredar, kebanyakan hanya memperlihatkan bagian belakangnya saja, di mana pertama kali diunggah Didik Wahyudhi di akunnya.
Namun, beberapa akun media sosial Facebook lain, ada yang mengunggah foto lengkapnya, di mana diketahui kalau model Digdaya milik Esemka, merupakan model terbaru pikap double cabin.
Model ini bisa jadi bakal berjajar dengan model seperti Ford Ranger, Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton.
Sebelumnya, KompasOtomotif juga sudah memberitakan pada Maret 2016 lalu kalau model double cabin memang masuk daftar produk yang akan segera diproduksi massal. Digdaya generasi terbaru ini akan dilengkapi mesin 2.0L.

Pada bagian fascia depan, headlamp dengan desain sedikit menyipit menyatu dengan grille depan, dilengkapi dengan foglamp pada sisi bawah. Pada bagian samping, garis tegas tampak mmebentang dari lampu utama sampai pintu kedua belakang.
Mengunakan mesin diesel, dengan kapasitas mesin 2.000 cc, tenaganya mencapai 100 kW dan torsi 300 Nm dengan transmisi lima percepatan manual. Sementara untuk penggeraknya masih belum diinformasikan.
Sampai saat ini beberapa pihak yang berafiliasi dengan Esemka, masih belum bisa dihubungi KompasOtomotif.

Model double cabin Esemka Digdaya.

Model double cabin Esemka Digdaya.
Tak bisa dipungkiri viralnya mobil Esemka ini karena banyak haters yang meragukan keberadaan mobil yang identik dengan Presiden Jokowi tersebut.
Esemka Digdaya disebut-sebut mirip dengan pikap kabin ganda yang didesain dan diproduksi oleh Guangdong Foday Automobile (GFA), pikap kabin ganda F22.
Kalau dilihat dari foto yang beredar di media sosial Facebook secara jelas terlihat bahwa mobil itu memang hanya mengganti emblem saja.
GFA merupakan pabrikan otomotif berbasis di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China.
Perusahaan itu mengklaim memiliki 2.000 pekerja, termasuk 20 persen di antaranya ada teknisi andal.
Tak cuma fokus memproduksi, mereka juga memiliki pusat riset dan pengembangan produk sendiri.
Fasilitas produksi mereka seluas 700.000 meter per segi yang memiliki 4 lajur produksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/esemka-digdaya_20170925_003244.jpg)