Lanjutkan Rintisan Rizal Nurdin, 10 Negara Ikut Festival Internasional Arung Jeram Asahan 2017

Festifal Internasional Arung Jeram Sungai Asahan 'Kaldera Toba" (The Toba Caldera Asahan River White Water Festival 2017.

Lanjutkan Rintisan Rizal Nurdin, 10 Negara Ikut Festival Internasional Arung Jeram Asahan 2017
Tribun Medan/HO
Festival Internasional Arung Jeram Asahan 2017. 

Ia memastikan akan melanjutkan pembangunan infrastruktur dan penginapan berupa home stay di Desa Tangga untuk melengkapi daya tarik wisata lokal maupun mancanegara.

Nurhajizah berharap, ke depannya perlombahan arung jeram internasional menjadi event tahunan di Sumatera Utara.

"Untuk mendukung pengembangan pariwisata sungai Asahan kelak akan dibangun infrastruktur, sehingga nanti yang biasanya jarak tempuh dua jam lebih menjadi satu jam saja serta ada upaya pengusaha lokal maupun swasta yang tertarik membangun penginapan atau hotel agar kegiatan ini menjadi even nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," jelasnya.

Festival Internasional Arung Jeram Asahan 2017
Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah dan Soekirman. (Tribun Medan/HO)

Melalui 'The Toba Caldera Asahan River White Water Festival 2017' yang diikuti peserta dari dalam dan luar negeri, menurut Nyrhajizah, ini suatu kenyataan bahwa perbedaam budaya tidak menghalangi kita untuk berinteraksi, sikap saling memahami dan menghormati.

Hal senada juga disampaikan pemerhati Kaldera Toba RE Nainggolan, lokasi ini juga akan menguntungkan masyarakat sekitarnya di mulai dari lokasi hingga pengusaha kecil.

Menurut RE Nainggolan ditingkatkannya sungai Asahan menjadi objek wisata akan mensejahterakan masyarakat seperti di Toba Samosir, pasalnya sejak status Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional jumlah wisata dalam dan hingga luar negeri terus meningkat.

Festival Internasional Arung Jeram Asahan 2017
Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah dan RE Nainggolan. (Tribun Medan/HO)

"Untuk ke Sungai Asahan, wisatawan butuh waktu 2 jam saja dari Toba Samosir," ujar RE Nainggolan.

Sementara Ketua Arung Jeram Sumut juga Bupati Serdang Bedagai, Soekirman mengatakan sungai Asahan adalah nomor tiga paling bahaya setelah Colorrado yang pertama dan Afrika yang kedua.

Kabupaten Sergei, kata Soekirman juga memiliki lokasi untuk arung jeram tapi untuk tingkat pemula.

Sebagai ketua panitia yang juga Kadispora Sumut, Baharuddin mengatakan jumlah anggota ikut festival arung jeram ini berjumlah 175 orang, yang terdiri dari dalam negeri sebanyak 6 tim yaitu Kalimantan Utara, Jawa Barat, Aceh, Jawa Tengah , DKI, dan Sumut.

Sementara 10 tim peserta dari luar negeri Republik Ceko, Jepang, Australia, Italia, Prancis, Malaysia ,Kanada, New Zealand, United Kingdom, Amerika Serikat dan Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan kejuaraan Arung Jeram Internasional Tahun 2017 ini dilaksanakan dari tanggal 29 November hingga 8 Desember 2017. (*)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved