Edisi Cetak Tribun Medan

Marsekal Hadi Dilantik Jadi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Tebar Senyum

Saat itu, Gatot ditanya wartawan mengenai pesan yang ia berikan kepada Hadi. Namun, Gatot mengaku, tidak memberi pesan apapun.

ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Marsekal Hadi Tjahjanto (depan) saat menghadiri Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017) 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku tidak punya pesan khusus untuk Marsekal Hadi Tjahjanto, penerusnya sebagai Panglima TNI.

Hal tersebut Gatot ungkapkan usai Presiden Joko Widodo melantik Hadi sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12) petang. Hadi menjadi Panglima TNI kedua dari TNI AU. Sebelumnya, Marsekal TNI Djoko Suyanto pada 2006-2007.

Saat itu, Gatot ditanya wartawan mengenai pesan yang ia berikan kepada Hadi. Namun, Gatot mengaku, tidak memberi pesan apapun.

"Saya tidak memberi pesan apa-apa. Mengapa? Karena Pak Hadi sekarang adalah atasan saya," kata Gatot.

Pada wawancara itu, Hadi berada di sebelah Gatot untuk menjawab pertanyaan media secara bersama-sama.

Baca: Ekspresi Gatot Saat Hadir dalam Acara Pelantikan Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima TNI

Gatot menegaskan, dengan diumumkannya Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 83 TNI Tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI, maka Hadi sudah secara resmi baik de facto dan de jure menjadi Panglima TNI.

"Maka tidak etis saya memberi nasihat kepada Pak Hadi. Karena saya sekarang perwira Pati Mabes TNI," ucap Gatot.

Saat ditanya apa program khusus Gatot yang harus dilanjutkan oleh Hadi, ia juga menjawab tidak ada. Sebab, selama ini berbagai program kegiatan Markas Besar TNI juga dibuat secara bersama-sama dengan Kepala Staf Angkatan.

Sebelum dilantik sebagai Panglima TNI, Hadi merupakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Baca: Raditya Dika Sebut Lamarannya pada Anissa #HariPatahHatiKelurahan, Begini Respon Netizen!

"Dan program itu sudah berjalan, setiap tahun ada, setiap lima tahun ada. Sehingga, tidak ada program-program khusus hanya berdasarkan prioritas sesuai dengan kondisi situasi tahun tersebut," ucap Gatot

"Selama ini saya dan Pak Hadi kan bersama-sama terus. Markasnya tinggal jalan kaki saja, jadi tidak ada masalah lagi," ujarnya.

Senyum Gatot
Sekitar 30 menit sebelum pelantikan Panglima TNI dimulai, Gatot datang ditemani sang istri, Nenny Gatot Nurmantyo.

Begitu turun dari mobil, Gatot yang mengandeng Nenny menebar senyum kepada awak media.
Sambil berjalan gagah masuk ke Istana Merdeka, Gatot tidak memberikan pernyataan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved