Sempat Dikritik, Kini Bupati dan Dubes 60 Negara Lepas Sepatu di Makam Raja Sisingamangaraja
Beberapa waktu lalu, rombongan Bupati Tobasa, Darwin Siagian dan rombongan mendapat menuai protes dari netizen
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
TRIBUN-MEDAN.Com, BALIGE-Rombongan Diplomat dan Duta Besar (Dubes) dari 60 negara tetangga tiba di Makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Balige, Tobasa sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu (16/12/2017). Tabuhan Gendang "Gondang Sabangunan" sahut menyahut berpadu dengan suara serunai "sarune" menyambut kedatangan mereka.
Menurut Direktur Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BODT), Ari Prasetio, kehadiran para Dubes dan Konsulat di Danau Toba untuk mengikuti Forum Lake Toba. Kegiatan itu akan diadakan di Hotel Niagara Parpat. Ia menyebut, tujuannya untuk membahas pengembangan investasi di Danau Toba.
"Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan wisata Danau Toba. Memang ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Namun, diadakan kembali,"Terangnya.
Para rombongan sebelumnya mendarat di Bandara Internasional Silangit, Siborong-borong Tapanuli Utara (Taput). Lalu mereka bergerak menuju Balige menumpangi bus pariwisata dan mini bus lainnya dengan pengawalan.
Baca: Polisi Stop Pengendara Bawa Kerupuk Lima Tingkat Naik Motor, Langgar Pasal Apa?
Baca: 3 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Hancur, Dampak Gempa Jabar dan Jateng Terus Bertambah
Tak Lepas Alas Kaki
Beberapa waktu lalu, rombongan Bupati Tobasa, Darwin Siagian dan rombongan mendapat menuai protes dari netizen. Protes itu dilayangkan melalui postingan akun facebook bernama Balige Radja.
Postingan itu terdapat foto para pejabat memasuki makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII. Ketiga foto tersebut memancing reaksi netizen berkomentar hingga Minggu 26 November 2017 sejak diunggah sehari sebelumnya.
Dalam postinganya, Akun Facebook Balige Radja menuliskan kalimat kritikan.
"Sangat disayangkan, seorang bupati tidak mengundahkan aturan yang ! Didepan makam ini jelas jelas tertulis untuk membuka alas kaki sandal/sepatu!
Jangan karena anda seorang bupati dan tamu anda pejabat sekelas menteri aturan yang berlaku tidak wajib!
Pak bupati telah me idai kesakralan pahlawan kami, PAHLAWAN TANAH BATAK!
"RADJA SISINGAMANGARAJA", begitu ia tulis pada laman facebooknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/makam-sisingamangaraja_20171216_180141.jpg)