Breaking News:

Aksi Unjuk Rasa Antikorupsi di Depan Kantor Kejari Tobasa Dibubarkan Sekumpulan OTK

Sekelompok orang tak dikenal membubarkan paksa aksi damai penyampaian tuntutan penuntasan penanganan kasus dugaan korupsi.

Penulis: Arjuna Bakkara |
Tribun Medan/Arjuna
Sejumlah OTK saat membubarkan paksa aksi unjuk rasa anti korupsi di depan Kantor Kejari Tobasa, Jumat (9/3/2018) 

“Jangan ada acara perayaan ulang tahun di sini, tadi sudah kami izinkan orasi, sekarang mau tiup lilin. Bubar…bubar… Balige ini kampong saya,” ujar salah seorang pria berbadan kurus.

Massa yang tidak mau terpancing akhirnya memilih membubarkan diri dengan damai, untuk menjaga kericuhan yang terus dipancing oleh sekelompok orang yang mengaku masyarakat setempat.

Baca: ANEH! Camat Lobby Warga Agar Tak Demo Soal Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Ibu-ibu PKK Tobasa

Upaya pembubaran ini dinilai sangat janggal, karena yang dituntut para massa adalah penuntasan kasus korupsi, apalagi penolakan tersebut datang dari eleman masyarakat.

Sahat Gurning yang merupakan Presidium Forum Pemuda Toba mengaku jika hal tersebut adalah upaya penggebosan aksi yang mereka lakukan.

“Tadi ada sekelompok oknum yang mengaku masyarakat setempat, yang berupaya membubarkan aksi kita. Karena kita tidak ingin terjadi kericuhan, kami akhirnya memilih membubarkan diri,” ujar Sahat.

Baca: Pendemo Sorot Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Ibu-ibu PKK Tobasa saat ke Lombok

Meski mendapat tekanan dari sekelompok orang, namun Sahat mengaku jika aksi penolakan korupsi tersebut masih akan terus berlanjut.

Upaya penghentian kampanye anti korupsi ini sebelumnya sudah terjadi kepada salah seorang Presidium Forum Pemuda Toba, Rudi Napitupulu.

Ia dipukuli oleh seorang preman di rumahnya sehari sebelum aksi damai itu digelar. Bahkan penganiayaan itu disaksikan langsung oleh anak istrinya.

“Meski banyak intervensi dan upaya-upaya memecah belah kami, kami akan terus maju menyuarakan anti korupsi di Toba Samosir, kami tidak ingin uang rakyat digerogoti oleh para koruptor di Tobasa,” ujar Sahat mengakhiri.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved