Rumah Adat Bawomataluo Jadi Ikon Kebudayaan Nias, Ini Buktinya
Rumah Adat Desa Bawomataluo merupakan rumah adat Nias yang masih kokoh dan terjaga kekhasannya
Pemandangan batu tersebut merupakan batu pembuka saat memasuki rumah raja di Desa Bawomataluo, Teluk Dalam, Nias Selatan.
Sementara Batu di depan balai desa (Omo Bale) merupakan tempat duduk masyarakat jelata bila ada pengambilan keputusan.
Sedangkan pemandangan di dalam rumah raja, ada ukiran mahkota raja dan mahkota permaisuri di dinding kayu akan tampak di sisi kanan dan kiri singgasana kursi raja dan permaisuri.
Kemudian ukiran kapal Portugis, sebagai bentuk terimakasih raja terhadap kedatangan kapal pertama masuk ke Nias.
"Pendatang Portugis itu pula yang memberikan peralatan besi untuk penyempurnaan bangunan rumah raja, jadi rumah raja merupakan rumah pertama di zamannya yang mendapatkan bahan bangunan rumah dari besi," katanya.
Rumah tersebut juga dibangun tanpa penyatu seperti paku untuk mempersatukan kayu, katanya.
"Asli berupa susunan kayu bulat dan kayu pahatan, tapi tidak pernah roboh bahkan dimakan usia dan beberapa kali bencana seperti gempa dan anhin kencang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bawomataluo_20180310_135212.jpg)