Viral Medsos
Heboh! Pria Ini Disebut Ingin Menikahi Perempuan Semarganya, Sesama Parna, Begini Hukum Adatnya
Netizen terutama dari kalangan suku Batak dihebohkan dengan postingan akun Facebook Noel J Tamba, Minggu (6/5/2018).
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Pria ini juga disebutkan mengganti marganya dari Simbolon menjadi Siagian untuk mendekati si perempuan boru Tamba tersebut.
"Inilah video sosok marga Simbolon yang mau menikahi br Tamba.... masa marganya dijual dibaen gabe marga Siagian....Takkan bisa PARNA dipecah belah...." tulis Noel J Tamba dalam postingan selanjutnya.
Dalam tradisi adat Batak, marga menganut garis keturunan berdasarkan ayah (patrilineal).
Terdapat banyak kelompok marga-marga, seperti kelompok marga Naimarata (kelompok Pasaribu, Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, Gurning), kemudian kelompok marga Parna, misalnya.
Disadur Tribun-Medan.com dari tulisan Kardoman Tumangger pada blog Kompasiana, terdapat 83 marga keturunan atau Pomparan ni Raja Nai Ambaton.
"Menurut Rapat Kerja Nasional Parna Se-Indonesia, ada 64 Marga Parna. Akan tetapi menurut hasil penelusuran penulis ada 83 Marga Parna dimana tidak semua marga di bawah ini mengakui sebagai bagian dari Parna. Tercatat di Wilayah Samosir, Toba, Simalungun, Karo, Tapanuli Selatan, Pakpak/Dairi, Alas, Gayo dan Singkil," demikian tulisan Kardoman.
Masih dalam tradisi adat Batak, sesama semarga dalam satu kelompok, termasuk parna, tabu hukumnya menikah satu dengan marga lainnya dalam lingkup Parna. Pernikahan tersebut dinamai jumbar (istilah Toba), atau pernikahan incest atau perkawinan sumbang. Menurut tradisi, perkawinan jumbar dilarang.
Baca: Terungkap Pemicu Sebenarnya Kisah Sangge-sangge, yang Sebelumnya Ditutupi Tika
Baca: Tika Siregar Korban Camer Sangge-sangge: Semoga Tidak Ada Lagi Ketulusan Dibalas Penghinaan
Selengkapnya dengarkan Videonya:

Berikut komentar netizen menanggapi pernikahan serumpun ini:
Swandi Purba: Unang alani cinta sappe marga di jual. Maila Hita halak Batak d bereng jolma na lain. Molo pajuppang dohot anak Boru Nang pe bawa,parjolo do marga ni sukkun. Molo marito bah marito ma,mlo pariban barupe ni jonokan. Emang jaman saonari nungga gawat.
Ora Et Labora: Inilah butuh penerangan dari orang tua sejak kecil kalau sesama parna tidak boleh marsibuatan. Dan kita hrs tau parna itu ada brp marga. Seperti pesan mama saya... Klu kenalan tanya marga ala dan tanya itu masuk k marga apa. Klu dia blg parna maka itu ibotomu. Jgn pacarin. Mknya saya justru klu sudah ketemu sesama parna lgs kompak dan anggap ibotoku. Dan puji Tuhan justru iboto ketemu di Rantau lebih kuat kekeluargaannya. Jadi si itoan on mungkin tidak pernah tau arti namariboto mungkin. Pelajaran lah ini buat kita yg muda2 ini.
Bintora Marpaung: Unang pola hita Tekan ibana Amang,Inang.Nga mangakku salah ibana,holan sipasingot nama silehononta tu ibana. Napastina dang soppat dope nasida tarpasu-pasu.. uang ala natertekan gabe sega mentalna..Tuhani pe marpamuati do rohana mida akka namarsalah,molo ias rohanama mangakku salah..
Manusia tidak ada yg sempurna.taringot tu naso mengakku natua-tua ni imana unang pola di bahas. lok ma halaki sekeluarga namambahasi.. Mauliate..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perkawinan-parna_20180507_021949.jpg)