Kapal Tenggelam

Tragis! Korban Hilang Tenggelamnya Kapal di Danau Toba jadi 150 Orang, tapi Satu Pun Belum Ditemukan

Hingga hari kedua pencarian korban tenggelamnya kapal di Danau Toba, dari Senin (18/6/2018) malam hingga Selasa (19/6/2018).

Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: Abdi Tumanggor
TRIBUN MEDAN/Dohu Lase
Anggota Marinir dari TNI AL melakukan persiapan untuk mencari korban tenggelam KM Sinar Bangun di Danau Toba.Pada Selasa (19/6/2018), lapaoran korban hilang mencapai 150 orang, tapi belum ada jasad yang ditemukan. 

"Kesulitan kita masih di Tim SAR yang tidak mampu menyelam di kedalam 50 meter dibawah permukaan air Danau Toba yang sangat dingin. Makanya kita masih menunggu alat untuk menyelam di kedalaman yang didatangkan Basarnas dari pusat," ungkap Agus.

Ia menambahkan, tim elite sudah tiba di Bandara Silangit. Tapi karena kemacetan yang luar biasa sehingga masih tertunda sampai ke lokasi.

"Doakan saja semua korban yang masih hilang segera ditemukan," ucap Agus.

Tak salah bila keluarga sangat berharap menemukan minimal jasad kerabatnya.

Seperti jeritan nenek yang berdiri di tepi Pelabuhan Tigaras, yang tiba-tiba menangis. Ia terus memanggil anaknya dan cucunya yang ikut dalam peristiwa tersebut.

"Idiaho boruku, idia ho pahopuku. Roma hamu tu son. Bangke muna pe ro ma tuson. (Di mana kau putriku, dimana kau cucuku. Datanglah kalian kemari. Mayat kalian pun, jadilah ditemukan,"ujarnya menjerit di depan Danau Toba Pelabuhan Tigaras Kabupaten Simalungun, Selasa (19/6/2018).

Nenek yang mengenakan selimut ini ditemani anaknya. Ia terus menangis, bahkan saat sedang menelfon.

Diketahui, nenek ini menunggu kabar anak, menantu, dan cucunya.

"Boasa songoni Tuhan. Tolong pahopukku Tuhan (Kenapa begini Tuhan. Tolonglah cucuku Tuhan),"tambahnya.

Saat menjerit, kerabat memeluknya untuk menahannya agar sabar dan tenang.

Tangisan nenek di pinggir danau ini menjadi perhatian. Tak sedikit warga ikut menangis menyaksikannya.

 Daftar korban yang hilang terdata di posko dari 145 menjadi 150 orang

KM Sinar Bangun bertolak dari Simanindo dalam keadaan sarat muatan terbalik akibat angin kencang dan ombak besar setelah sekitar 22 menit berlayar. 

Daftar korban yang hilang di posko Pelabuhan Tigaras Kabupaten Simalungun berjumlah 41 orang:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved