Kedai Tok Awang

Sebab Ronaldo Bukan Cuma Tampan dan Kaya

Sejak Piala Eropa tahun 2016, penyusutan peran Ronaldo sudah mulai terlihat.

Tayang:
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
AFP PHOTO/ADRIAN DENNIS
CRISTIANO Ronaldo 

"Sejak Piala Eropa tahun 2016, penyusutan peran Ronaldo sudah mulai terlihat. Zinedine Zidane melakukannya dengan cara yang lebih kentara di Real Madrid. Mulai dari rotasi hingga pergeseran posisi dari sisi lapangan ke penyerang tengah. Zidane membantu Ronaldo bertransformasi dari seorang predator egois menjadi jenderal yang bijak. Transformasi ini sangat membantu pekerjaan Fernando Santos."

Mak Idam mengelus-elus dagunya yang tak berjanggut. "Kalau itu cabe-cabean penggemar Tik Tok pun tahu, Wak. Okelah Ronaldo telah bertransformasi seperti uwak bilang. Namun Fernando Santos tetap saja enggak berani mengganti dia, kan? Kalau dia enggak nyerah sendiri setelah kena sorong lututnya di final Piala Eropa itu, Ronaldo pasti tetap main walaupun di lapangan enggak bisa bikin apa-apa selain lari-lari kambing."

Perdebatan kembali sengit. Wak Razoki dan Mak Idam tetap bertahan pada argumentasi masing- masing. Wak Razoki meyakini Portugal dengan Ronaldo yang telah bertransformasi akan melangkah jauh di Rusia. Setidaknya mendekati pencapaian mereka di Piala Eropa. Mak Idam berpendapat sebaliknya. Kepercayaan diri yang kelewat tinggi bisa jadi blunder di hadapan Maroko dan Iran. Terutama Maroko yang menurutnya bisa lolos dari grup B mendampingi Spanyol.

Jika pun ternyata Portugal tetap lolos dari fase grup, menurut Mak Idam, mereka akan terhenti di perempat final, di tangan Perancis atau Argentina.

"Perancis akan makin baik. Pogba, Griezmann, akan makin nyetel. Argentina juga bakal bangkit dan makin baik. Kemampuan terbaik Lionel Messi belum keluar. Portugal tidak begitu. Mereka enggak bisa berkembang lagi. Mereka sudah mentok. Bahkan bisa jadi mereka pulang lebih awal, tak mampu melewati adangan Uruguay atau Rusia yang sedang semangat-semangatnya," katanya.

Tok Awang dan Pace Pae sesekali menimpali debat, lewat celetukan-celetukan yang bikin suasana jadi makin panas. Di balik steling kaca, sembari meracik kopi susu, Ocik Nensi menyenandungkan Secawan Madu, versi Via Valen.(*)

Telah dimuat di Harian Tribun Medan
Rabu, 20 Juni 2018
Halaman 1

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved