Kedai Tok Awang

Agar Neymar tak Ikut-ikutan Messi dan Ronaldo

Di ajang Piala Dunia, kedua negara berduel empat kali dan Brasil memenangkan tiga di antaranya.

Agar Neymar tak Ikut-ikutan Messi dan Ronaldo
AFP PHOTO/GETTY IMAGES/MADDIE MEYER
PEMAIN tim nasional Brasil, Neymar 

"Apa pulak! Sekali Ronaldo tetap Ronaldo. Sekali Portugal tetap Portugal. Yang kelen pikirnya aku perempuan tak setia?"

"Ah, cemananya Ocik ini. Tok Awang dukung Brasil. Tampak-tampaknya udah bekurang cinta Ocik ni."

"Muncungmu beselemak kali, ya, Jon. Ini soal bola, apa pulak kau bawak-bawak cinta."

"Tagih utangnya, Cik," ujar Sudung menimpali. "Jangan kasi ampun!"

"Alamak, jangan kau kompori lah, kawan. Ancur awak nanti."

"Lantak di kelen lah situ," kata Ocik Nensi sembari terus tersungut-sungut. "Mau Neymar, mau Brasil, lantak kelen!"

Ocik Nensi merebut remote televisi dari tangan Sudung, lalu memindahkan saluran ke stasiun yang sedang menayangkan sinetron lepas berlabel 'Kisah Nyata' berjudul "Selingkuhanku yang Tampan Hanya Jadikan Aku Mesin ATM."

Sudung pelan-pelan menjauh. Jontra Polta juga bergeser, bergabung bersama Tok Awang, Mak Idam, Pak Udo, dan Pace Pae yang sedang main leng. Ada juga Lek Tuman yang sedang membaca koran dan Sangkot yang asyik bermain Mobile Legend di telepon selularnya. Dan percakapan mengenai Brasil dan Neymar pun berlanjut.

"Messi dan Ronaldo sudah pulang. Agak-agakku, Si Neymar ini pun bisa ikut pulang juga," kata Lek Tuman.

"Bukan tak ngeri Meksiko itu," ucap Pak Udo menimpali. "Jerman aja putus dibante orang tu."

Halaman
1234
Penulis: T. Agus Khaidir
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved