OTT KPK
Diperiksa KPK 10 Jam, Gubernur Aceh yang Terjaring OTT Diterbangkan ke Jakarta
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf akan diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan yang diduga merupakan bagian dari realisasi komitmen fee sebelumnya.
Tadi malam tim berada di Polda Aceh dan melakukan pemeriksaan awal. "Sesuai KUHAP, tim akan melakukan proses sampai penentuan status dalam waktu 24 jam," kata Agus Rahardjo menjawab Serambi (Tribunnetwork) melalui aplikasi WhatsApp pada pukul 23.06 WIB, Selasa (3/7/2018).
Informasi yang didapat, kedua kepala daerah yang diperiksa KPK adalah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE.
Sumber mengatakan, penangkapan terhadap Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah merupakan pengembangan setelah tim KPK menangkap seorang anggota DPR RI dari Fraksi Golkar berinisial F bersama Ajudan Gubernur Aceh berinisial HY dan seorang pengusaha dengan inisial S. Ketiganya ditangkap di Hotel Sultan, Peunayong, pada Selasa (3/7) sore.
Bersama mereka disita uang ratusan juta rupiah.
Sementara itu, sang Gubernur langsung dijemput KPK di Pendopo aceh sekitar pukul 20.15 WIB.
• Cerita Pengantin Baru Rizal Armada dan Monica Imas, Kaget Lihat Kebiasaan Suami di Malam Pertama
Namun, saat Irwandi keluar menuju Mapolda Aceh bersama 7 orang yang diyakini petugas KPK mengatakan kepada penjaga akan ngopi bersama temannya diluar.
Suaranya terdengar mengatakan bahwa ia akan keluar ngopi sebentar bersama teman.
Istri Gubernur Aceh, Darwati A Gani dikabarkan juga berada di pendopo ketika tim KPK menjemput suaminya. Ruang dalam pendopo dilaporkan, tadi malam juga sudah di-police line.
Baca: Politikus Malaysia Jamal Yunoz Ditangkap di Indonesia, PM Mahathir Berterima Kasih pada Jokowi
Baca: Cawapres Jokowi Jelang Last Minute? Inilah yang Akan Dikecam SBY
Sementara itu, dihari yang sama KPK juga menciduk Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE yang ditangkap KPK.
Ahmadi langsung dibawa oleh petugas KPK ke ke POlres Aceh Tengah.
Seorang saksi yang saat itu juga sedang bersama sang Bupati menceritakan perihal penangkapan yang dilakukan oleh lembaga antirasuah itu.
Ketua Fraksi Merah Putih, DPRK Bener Meriah, Usman Yacub yang saat itu baru keluar dari salah satu ruanga Polres Aceh Tengah membenarkan hal tersebut.
Usman Yacub menceritakan, ia saat KPK menangkap Bupati Bener Meriam sedang berada di mobil bersama Bupati.
Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas KPK mencegatnya dijalan tepatnya di kawasan Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubernur-aceh-irwandi-yusuf_20180704_122843.jpg)