Breaking News:

Kedai Tok Awang

Emasnya Ternyata Cuma Imitasi

Strategi terapan Didier Deschamps sesungguhnya tiada beda dengan Pelatih Brasil, Tite.

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
AFP PHOTO/GABRIEL BOUYS
PEMAIN dan kapten tim nasional Belgia, Eden Hazard 

Rencana Martinez berantakan. Fellaini yang menjadi pembuka kebangkitan Belgia saat kontra Jepang, bukan saja gagal menggoyahkan pertahanan Varane dan Umtiti. Dia juga alpa, lengah, tidak melihat dan akhirnya terlambat mengantisipasi pergerakan Umtiti saat menyambut tendangan penjuru yang menghasilkan gol semata wayang Perancis.

Martinez lalu menarik keluar Fellaini, menggantinya dengan Dries Martens. Sebelumnya, dia menukar Moussa Dembele dengan Yannick Carrasco. Jelas, Martinez bermaksud memindahkan konsentrasi serangan ke sayap. Carrasco dan Martens memang memiliki akselerasi bagus saat menusuk ke kotak penalti.

Namun alih-alih menekan ke dalam, keduanya ternyata justru lebih sering mengangkat bola. Padahal yang tersisa di kotak penalti hanya Lukaku, yang tak berdaya dijepit Varane dan Umtiti.

"Awak pikir Si Martinez ini enggak sadar kena jebak Deschamps," kata Sangkot. "Enggak sadar dia udah kena pancing sejak awal main. Enggak sadar dia pemain-pemain Perancis memang sengaja kasi orang tu masuk dan banyak pegang bola. Si Deschamps mau Martinez menyangka strateginya jalan dan dia berhasil."

Tok Awang tertawa. "Karma tu namanya. Lawan Brasil dia ngejebak, sekarang dia kenak jebak."

Sangkot, Mak Idam, Zainuddin, dan Ane Selwa, sejenak saling pandang, lalu saling menggeleng dan mengangkat bahu. Untunglah ada Ocik Nensi. "Jebak-menjebak ini memang mantap kali kalok berhasil," ujarnya tanpa sedikitpun mengalihkan pandangan mata dari layar televisi yang mengalirkan sinetron berlabel 'kisah nyata' berjudul "Perihnya Kena Jebakan Ipar-ipar Sialan."

Untuk kurang 10 menit Ocik Nensi nyerocos menceritakan kisah sinetron ini dan baru berhenti saat Pak Ko datang mengantarkan buah potong pesanannya. Pak Ko mengenakan kostum Real Madrid dan ini agaknya membuat Ocik Nensi teringat pada Ronaldo.

"Jadi macam mana, udah tahunya kelen kabar Ronaldo di Italia?"

"Masih gelap, Cik," sahut Sangkot.

"Kalok kelen udah ada dengar-dengar, kasi tau Ocik, yo."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved