Air Terjun Sampuran Damparan, Ini Keindahan Obyek Wisata yang Masih Tersembunyi
Air terjun Sampuran Damparan satu diantara obyek wisata yang ada di Sumatera Utara yang masih tersembunyi
Penulis: Indra Gunawan |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUN-MEDAN.com,SIPIROK - Air terjun Sampuran Damparan satu diantara obyek wisata yang ada di Sumatera Utara yang masih tersembunyi dan belum diketahui banyak orang.
Obyek wisata ini berada di Desa Damparan Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan.
Lokasinya memang cukup jauh dari Sipirok sebagai Ibukota Kabupaten.
Keberadaannya memang berada di tengah-tengah hutan dan bebukitan. Kendaraan roda dua dan empat belum mampu untuk menjangkau kawasan ini.
Perlu jalan kaki lagi menurunin dan menaiki bebukitan sekitar 500 meter dari lokasi parkir kendaraan yang berada di area bawah pohon sawit dan dijaga oleh masyarakat sekitar.
Perlu kehati-hatian untuk dapat menjangkau kawasan ini sebab untuk tempat pijakan masih dibuat manual. Selain itu juga tidak ada tempat pegangan tangan untuk pengunjung.
Namun seluruh resiko yang dihadapi dan letihnya perjalanan tentu akan habis terbayarkan begitu sampai ke lokasi tujuan.
Keindahan air terjun membuat pandangan mata tidak ingin mengalihkan penglihatan.
Walaupun ketinggian air terjun hanya berkisaran tiga meter namun air tenjun ini tampak begitu lebar. Airnya juga begitu deras dan menjadi penambah pesona keindahan.
Pengunjung yang datang ke air terjun Sampuran Damparan ini kerap kali memanfaatkan momen yang ada untuk berselfie sendiri maupun dengan keluarga.
Salah satu warga, Rahman Sipahutar mengatakan obyek wisata ini sama sekali tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten.
Menurutnya jika memang perhatian ada sudah tentu pengunjung akan banyak dan akan berdampak kepada kesejahteraan warga.
" Karena berbukit-bukit sudah tentu akan memerlukan biaya yang begitu besar untuk membuat jalan yang bagus. Tapi harusnya perhatian harus ada, seperti jalan setapak yang dilalui dibuat permanen agar tidak licin disaat hujan turun ataupun tidak lagi membahayakan. Sayang kali sebenarnya obyek wisata ini karena sungguh mempesona sebenarnya karena bagi kami ini tidak kalah bagus tentunya dengan air terjun di daerah lain," kata Rahman.
Ia menyebut obyek wisata ini hanya ramai disaat hari lebaran idul fitri dimana orang-orang yang telah merantau keluar kota rindu akan keindahannya.