PDIP Dituding Bajar Kader Demokrat, Jansen Sitindaon Sebut Elite Tim Jokowi bak Sales MLM
Kalo istilah saya elit-elit tim Pak Jokowi itu sama seperti sales multi level marketing, jadi memprospek, menarik-narik
"Kalo istilah saya elit-elit tim Pak Jokowi itu sama seperti sales multi level marketing, jadi memprospek, menarik-narik, mengiming-imingi, menawar-nawari kader partai Demokrat, itu buktinya banyak,"
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, memberikan komentar terkait kadernya yang disebut banyak dibajak oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Hal ini diungkapkan Jansen Sitindaon saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang, TV One, Jumat (31/8/2018).
Mulanya, Jansen ditanya terkait Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP yang menyebutkan jika ada kader Demokrat yang beralih dukungan hingga menjadi tim sukses dari Jokowi dan Maruf.
Jansen pun menjawab apa yang dikatakan Hasto dengan mencatut kader Demokrat tersebut merupakan hal yang tidak pantas dilakukan dalam hubungan berpolitik.
Baca: Resmi Jadi Pasangan Suami Istri, Ini Dia 7 Fakta Hubungan Kimberly Ryder dan Edward Akbar
Baca: Dewi Perssik Mulanya Berhonor Rp 250 Ribu saban Manggung, Sekarang Segini Besaran Tarifnya
Baca: PNS Setor Uang pada Mantan Istrinya dengan Uang Koin, Diharuskan Bayar Mutah Rp 178 Juta
Baca: Hotman Paris Blak-blakan soal Hubungan Terlarang 6 Tahun, Ada 6 Hal Terenak Bareng Artis
Baca: Ruhut Sitompul Lontar Komentar Menohok terkait Pengusiran Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet
Baca: Prabowo Beberkan Alasan Kenapa Mau Berpelukan dengan Jokowi dan Pesilat Hanifan
Baca: Ulik 10 Fakta Dua Mahasiswa Berhubungan Intim di Kelas hingga Membunuh Bayi dan Terciduk
"Jadi secara hubungan etika kepartaian, apa yang dilakukan pak Hasto ini tidak tepat, tidak elok tidak etis, karena sikap Demokrat di Pilpres 2019 ini sudah jelas, kita itu mendukung Prabowo-Sandi, dan mereka di sana pun tahu itu," ujar Jansen.
Ketua DPP PD ini juga menambahkan para elit-elit tim sukses Jokowi ini seperti sales yang memberikan penawaran-penawaran.
"Kalo istilah saya elit-elit tim Pak Jokowi itu sama seperti sales multi level marketing, jadi memprospek, menarik-narik, mengiming-imingi, menawar-nawari kader partai Demokrat, itu buktinya banyak," tambahnya.
Jansen pun mengatakan beberapa contoh bukti yang ia kemukakan tersebut.
Baca: Komentator Tak Sadar Ucapan Spontannya Terekam saat Live Pesilat Hanifan Melamar Pipiet
Baca: Jadwal Lengkap Liga Champions 2018-2019, Mulai Grup A hingga Grup G
Baca: Wajah Zaskia Gotik Jadi Sorotan saat Berfoto Bersama Dewi Perssik
Baca: Tak Mau Duduk Dekat Bayi Menangis di Pesawat, Wanita Ini Justru Dapatkan Balasan yang Tak Terduga
Baca: Hilang saat Mendaki Gunung, Tubuh Wanita Ini Ditemukan 31 Tahun Kemudian dalam Kondisi Membeku
Baca: Pria Ini Harus Merelakan Tangannya Diamputasi seusai Makan Sushi, Ternyata Ini Penyebabnya
Baca: Hotman Paris Blak-blakan soal Hubungan Terlarang 6 Tahun, Ada 6 Hal Terenak Bareng Artis
Satu di antaranya terkait penawaran pada mantan kader Demokrat, Tuan Guru Bajang (TGB) yang membelot dari Demokrat untuk menyatakan dukungan pada Jokowi.
Selain itu, Jansen mengatakan jika untuk menawari para kader Demokrat, PDIP melalui Hasto telah menyiapkan tim khusus.
"Hasto menyatakan di poin paling bawah (berdasarkan artikel yang dibawa Jansen) telah dikomunikasikan oleh tim khusus, ada tim khusus untuk berkomunikasi, artinya apa? tim khusus ini maknanya itu mereka menyusun strategi secara sistematik ingin membajak kader kami," ujarnya.
"Kami identifikasi ada tiga hal di sini, yang pertama Pak Jokowi dan timnya seperti tidak percaya diri kalo pak Jokowi akan menang kembali di pilpres 2019, yang kedua seperti kata Andi Arief memang PDIP minim kader berkualitas, ketiga inilah bukti PDIP itu gagal total di pilkada serentak kemarin, sehingga gubernur saja mereka tidak punya, tarik-tariklah gubernur kita." tambahnya.
Sebelumnya pada acara yang sama, Masinton Pasaribu, kader dari PDIP juga angkat bicara terkait tudingan Andi Arief yang mengatakan jika PDIP telah membajak kader Demokrat.
Masinton membantah jika pihaknya 'membajak' kader Partai Demokrat sebagaimana yang disebutkan oleh Andi Arief.
Baca: Ingat Bu Dendy yang Viral lantaran Nyawer Pelakor? Dia Baru Saja Kirim Uang, Bagi-bagi Hadiah
Baca: Detik-detik Neno Warisman Beringsut Pergi tatkala Fadli Zon, Asrul Sani dan Ali Ngabalin Berdebat
Baca: Terkait Ratusan Ton Ikan Mati di Danau Toba, Tim Menteri Susi Pudjiastuti Beber 3 Penyebab Ini
Baca: Wanita Ini Hasilkan Rp 1,8 Juta per Jam hanya dengan Berdandan ala Putri Disney
Baca: Ruhut Sitompul Menyasar Karni Ilyas seusai Indonesia Lawyers Club Batal Tayang, Mahfud pun Bereaksi
Baca: Viral, Aksi Istri Sah Mempermalukan Perempuan Diduga Selingkuhan Suami
Baca: Jonatan Christie Miliki Tubuh Ideal, Ternyata Sang Ayah Rajin Beri Dua Hal Ini untuk Dikonsumsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-dpp-partai-demokrat-jansen-sitindaon_20180902_060916.jpg)