Harapan Keturunan Ompu Mamontang Laut Dalam Ritual 'Patarias Debata'
Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas menggelar ritual Adat Patarias
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: AbdiTumanggor
Kemudian berjalan menapaki pebukitan dan merintis perkampungan di Sihaporas, yang saat ini huannya banyak dikuasai dan dibabat oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Ompu Mamontang Laut meninggal dibunuh Tuan Gorat yang melukainya dengan hujur dan tombak.
Wilayah adat warisan Ompu Mamontang Laut terdiri atas hamparan tanah seluas kurang lebih 1.948 hektar.
Pada tahun 1913, Belanda pernah meminjam tanah dari tanah generasi kelima Ompu Mmontang Laut.
Fakta itu terbukti pada peta Enclave Belanda yang terbit tahun 1916, bentang wilayah Sihaporas terdapat dengan tiga nama lokasi. Antara lain, Sihaporas, Sihaporas Bolon dan Sihaporas Negeri Dolok.
Sampai dengan 2018, keturunan Ompu Mamontang Laut sudah sebelas generasi, tinggal secara turun temurun di Sihaporas, Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Namun sebagian wilayahnya, dukuasai pihak lain, dan diminta agar dikembalikan kepada Masyarakat Tanah Adat Siaporas.
Penduduk Sihaporas bukan penggarap lahan, meainkan penduduk asli.
Hal ini dibuktikan pengkuan pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan enam putra-putri asal Sihaporas sebagai pejuang kemerdekaan RI yang mendapat piagam kehormatan sebagai Legiun Veteran RI. (Jun/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ritual-lembaga-adat-sihaporas_20181024_211319.jpg)