News Video

VIDEO: Coach Djanur Digotong Suporter PSMS: Terima Kasih. .

Meski kalah, pelatih Persebaya, Djajdjang Nurdjaman, mendapat pelukan dari para pengurus suporter Ayam Kinantan

Instagram @Djanur_fans
Djanur digotong oleh suporter Ayam Kinantan usai laga PSMS VS Persebaya, Sabut (1/12/2018) 

TRIBUN-MEDAN.COM - PSMS Medan masih berpeluang untuk bertahan di Liga 1 Indonesia pasca-mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 4-0 di Stadion Teladan, Sabtu (1/12/2018).

Meski kalah, pelatih Persebaya, Djajdjang Nurdjaman, mendapat pelukan dari para pengurus suporter Ayam Kinantan.

Bahkan Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) digotong oleh beberapa suporter dan dibawa ke arah tribun penonton.

Ribuan suporter tampak bernyanyi untuk Djanur.

"Terima kasih coach Djanur. . ,"  petikan lirik yang dinyanyikan suporter.

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

PSMS Naik Satu Peringkat, Frets Butuan: Jangan Cepat Tinggi Hati, Masih Ada Dua Laga Lagi

 Klasemen Liga 1 2018 Terkini, PSMS Medan Kalahkan Persebaya, Sriwijaya FC dan Perseru Serui Menang

Keyakinan Peter Butler Lolos Degradasi Usai PSMS Lumat Persebaya di Laga Kandang

Djajang Nurdjaman mengaku kekalahan yang diterima anak asuhnya ganjaran atas kurang fokusnya seluruh lini.

"Saya ucapkan selamat kepada PSMS yang pada malam ini dengan skor cukup telak. Itu yang sangat disayangkan kami tidak mengira akan kalah sebanyak itu," katanya seusai laga.

Pelatih yang santer disapa Djanur ini juga ingin menampik adanya indikasi pemberian kemenangan terhadap bekas klubnya tersebut.

"Kami tegaskan dalam hal ini, saya ingin menepis tanggapan orang. Anak-anak main dengan sangat gentle artinya tidak ada kata memberi dan diberi, tapi memang kami kalah. Dan disaat mereka cukup bagus, PSMS malam hari ini main bagus dan kami tidak bisa keluar dari tekanan," tegasnya.

Pemain PSMS melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Teladan, Sabtu (1/12/2018).
Pemain PSMS melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Teladan, Sabtu (1/12/2018). (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Timnya Dilumat PSMS 4 Gol Tanpa Balas, Djanur Sebut Laga Berlangsung Fair

Bahkan ia juga mengungkapkan sekali lagi apa yang terjadi di lapangan ada murni ketangguhan PSMS yang fair.

"Sekali lagi saya tegaskan tidak ada diberi dan memberi, betul betul fair dilapangan dan tidak ada faktor kesengajaan ingin kalah," tegasnya.

Ia mengungkapkan kelemahan di sektor kanan pertahanan menjadi bulan-bulanan Frets dkk bisa merusak dan menciptakan gol ke gawang yang dijaga Miswar Saputra tersebut.

"Jadi di hasil ini kami tidak menyalahkan satu sama lain dan menerima kekalahan. Mmemang kami kalah start, mereka memberikan tekanan duluan sehingga kami sudah bangkit itu barang kali. Terutama mereka terus menyerang di sayap kanan kami," jelasnya.

Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman bersama kapten tim Legimin Raharjo saat konferensi pers usai laga kontra Sriwijaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (26/1/2018) malam.
Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman bersama kapten tim Legimin Raharjo saat konferensi pers usai laga kontra Sriwijaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (26/1/2018) malam. (KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)

Sementara, bek Persebaya Ruben Sanadi mengungkapkan rekan setimnya menang bermain di bawah performa sehingga bisa dibobol hingga 4 gol.

"Saya pribadi mengakui bermain dibawah rata-rata dan tadi kami performa tidak baik. Mungkin habis ini kami akan fokus bermain dikandang dan memberikan yang terbaik. Untuk supporter kami yang datang mendukung kami benar-benar minta maaf. Saya sendiri juga mengaku bermain di bawah performa," tutupnya.

Pelatih PSMS, Peter Butler mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pemainnya yang bermain apik. Strategi yang ia terapkannya, mampu dijalankan Frets Butuan dkk. 

Sehingga kemenangan itu mampu membuat timnya percaya diri pada dua laga tersisa.

"Semua pemain sangat bagus malam ini bermainnya. Baik pemain muda, pemain senior mereka kerja keras. Pemain mampu ikut rencana yang sudah saya dapatkan kepada mereka sore hari. Jadi hari ini membuat kami bertahan untuk besoknya dan harus manfaatkan dua laga lagi," katanya.

Hasil telak yang diraih anak asuhnya itu, Butler tak mau terlalu senang. Ia harus pikirkan strategi lagi buat pemainnya menatap laga selanjutnya bersua PS Tira. 

Pasalnya, bersua PS Tira akan menentukan nasib mereka untuk berpeluang keluar dari zona degradasi.

"Kunci kemenangan hari ini kami bermain sesuai dengan taktikal yang sudah saya terapkan. Tidak ada bonus, mungkin nanti. Kami main hari ini dan fokus pertandingan. Masih ada dua laga lagi dan kami harus fokus persiapan untuk tanggal 5 main lawan PS Tira," ungkapnya.

Kemenangan itupun membuat nafas PSMS bertahan di Liga 1 bertambah. Kini mereka mengoleksi 37 poin dengan menyisakan dua pertandingan lagi. 

Artinya PSMS masih bisa mengumpulkan pundi-pundi poin untuk mengejar tim lain demi keluar dari zona degradasi.

Namun, untuk keluar dari zona degradasi, mereka harus mampu memanfaatkan dua laga tersisa. PSMS wajib meraih sekali kemenangan lagi dan setidaknya bisa dapat satu poin pada laga pamungkas.

(cr10/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved