Breaking News:

News Video

Kisah Sopir Truk Diterjang Longsor di Parapat, Cuaca Cerah hingga Ada Suara Gemuruh. .

Erik Sinaga supir truk menceritakan cuaca saat itu cukup cerah. Tidak ada hujan ataupun angin

Tribun Medan
Truk yang diterjang longsor di Parapat, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/12/2018) 

TRIBUN-MEDAN.com - Hingga saat ini, Rabu (19/12/2018) siang, satu unit truk yang terbalik saat diterjang longsor di Parapat, Kabupaten Simalungun, masih berada di pinggir jalan.

Saat kejadian terjadi, hampir seluruh badan truk tertutup lumpur.

Informasi yang diterima Tribun Medan, truk tersebut oleng ketika lumpur menerjang.

Lalu, kayu pohon yang juga jatuh dari atas membuat mobil semakin tertahan di dalam lumpur dan terbalik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Erik Sinaga sopir truk menceritakan cuaca saat itu cukup cerah. Tidak ada hujan ataupun angin.

Ia menjelaskan saat tanah tersebut jatuh terdengar suara gemuruh dari arah bukit.

Ternyata, gemuruh tersebut merupakan lumpur yang tumpah dari bukit.

"Luapan air disertai lumpur dan kayu gelondongan itu seakan ditumpahkan dari gunung," katanya.

Ia menjelaskan longsor itu menghantam sisi kiri truk.

"Semula truk masih posisi oleng. Lalu, tiba-tiba balok datang dari atas," sambungnya.

Tonton video kondisi truk saat diterjang longsor;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

KABAR TERKINI, Akses Jalan Pematangsiantar- Danau Toba Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Tiga Mobil Tertimbun Longsor Lumpur dan Kayu di Jalan Lintas Parapat-Pematangsiantar, Ini Videonya

Kendaraan Antre 15 Kilometer Tunggu Pembersihan Material Longsor di Parapat

Kasatlantas Polres Simalungun AKP Hendri Nupia Dinka Barus memastikan jalur Pematangsiantar-Parapat atau sebaliknya sudah dapat dilalui dengan lancar, Rabu (19/12/2018).

Pantauan tribun-medan.com, jalanan masih dalam kondisi berlumpur.

Tampak beberapa personel polisi melakukan sistem buka tutup di titik terjadinya longsor.

Sementara satu unit truk korban longsor masih berada di pinggir jalan dengan posisi setengah terbalik.

AKP Hendri mengharapkan pengendara untuk bersabar ketika melewati lokasi longsor ini.

"Yang lebih kita harapkan pengendara bersabar dengan sistem buka tutup ini. Makanya, kita letakkan personel agar jangan ada pengendara yang saling bertemu dan lebih tertib," katanya.

Longsor di jalan lintas menuju Danau Toba, Selasa, (18/12/2018)
Longsor di jalan lintas menuju Danau Toba, Selasa, (18/12/2018) (Facebook)

AKP Hendri juga menjelaskan tumpukan material longsor berhasil dibersihkan sekitar pukul 00.10 dini hari.

Ia mengaku banyak sekali pengendara yang menunggu petugas membersihkan longsor dari badan jalan.

"Tadi malam sudah kita berikan jalur alternatif dari Saribudolok, tetapi masih banyak yang tetap menunggu. Kita gak bisa pastikan memang kapan longsor ini berhasil dibersihkan, tetapi bersyukur kita cepat bersihkan," ujarnya.

Tiga mobil terhantam longsor yang berisikan bongkahan kayu glondongan dan lumpur di jalan lintas Paraat atau Kecamatan Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/12/2018)
Tiga mobil terhantam longsor yang berisikan bongkahan kayu glondongan dan lumpur di jalan lintas Paraat atau Kecamatan Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/12/2018) (Tribun Medan)

AKP Hendri juga mengimbau pengendara untuk lebih hati-hati karena jalanan cukup licin.

"Kita juga imbau agar hati-hati karena memang licin. Tetapi, yang lebih kita imbau itu agar tertib,"katanya.

Diketahui, longsor terjadi pada Senin (18/12/2018) sekitar pukul 17.30 sore.

Longsor ini membawa material kayu dan tanah. Tiga mobil terkena dampak terjangan longsor yakni mobil truk, pick up, dan Toyota Rush.

Buka-tutup jalan pasca-longsor di jalan lintas Pematangsiantar- Danau Toba, Rabu (19/12/2018)
Buka-tutup jalan pasca-longsor di jalan lintas Pematangsiantar- Danau Toba, Rabu (19/12/2018) (Tribun Medan)

Personel TNI, warga, dan kecamatan telah berhasil menarik dua dari tiga mobil yang tertimbun longsor setinggi satu setengah meter sekitar pukul 21.00 WIB.

Dua dari tiga mobil yang berhasil ditarik yakni Toyota Rush dan Pick Up L300.

Sementara, truk belum berhasil ditarik. Karena, telah tertimbun lagi longsor susulan.

AKP Bambang menjelaskan dua mobil berhasil diangkat menggunakan alat berat eskavator dari PT Bumi Karsa. Sementara truk yang sulit ditarik telah tertutup hingga 3/4 badan truk.

"Kita kesulitan mengangkat karena memang sudah datang bencana susulan. Hingga 3/4 badan truk sudah tertutup longsor," pungkasnya.

(*)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved