News Video

Mobil Water Cannon Disiagakan karena Membludaknya Warga Ingin Lipat Kertas Suara di KPU Deliserdang

Ribuan warga mendatangi kantor KPU Deliserdang yang berada di Jalam Karya Jasa Lubukpakam, Rabu (20/3/2019)

Mobil Water Cannon Disiagakan karena Membludaknya Warga Ingin Lipat Kertas Suara di KPU Deliserdang
Tribun Medan
Ribuan warga mendatangi kantor KPU Deliserdang yang berada di Jalam Karya Jasa Lubukpakam, Rabu (20/3/2019). 

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

DJP ONLINE- Ikuti Cara Mudah Mengisi SPT Tahunan Pribadi, Siapkan Dokumen Berikut, TERAKHIR 31 MARET

Hasil Survei Litbang Kompas, Elektabilitas Jokowi-Maruf Turun dan Elektabilitas Prabowo-Sandi Naik

KPU LANGKAT HENTIKAN PELIPATAN KERTAS SUARA

Ratusan orang penyortir dan pelipat kertas surat suara terlantar di KPU Langkat. Tanpa pemberitahuan, agenda penyortiran mendadak tidak bisa dilanjutkan, Selasa (19/3/2019).

Ditaksir ada 250 orang per hari yang mendapat kerjaan di KPU Langkat untuk melipat dan menyortir surat suara Pemilu 2019. Namun, kondisi memaksa mereka harus menunggu tanpa kepastian hingga akhirnya pulang ke rumah masing-masing.

Sekretaris KPU Kabupaten Langkat, Zainul Arifin tak bisa menampik adanya penundaan penyortiran dan pelipatan surat suara yang mendadak. Dia berdalih sedang ada revisi anggaran di KPU RI, sehingga dana yang mereka ajukan tidak bisa dicairkan.

"Yang pertama jumlah ada kekurangan kertas surat suara, kami sampai 20 besok tidak dibenarkan mengajukan pencairan, KPU RI ada revisi, sementara kami di sini bayarnya harian. Tanggal 21 sudah bisa diajukan baru lanjut lagi lah," katanya.

Dijelaskan Zainul Arifin, di KPU Langkat per hari untuk budget penyortiran melibatkan 250 orang. Ditaksir per hari KPU Langkat harus menyediakan dana tunai Rp 30 juta untuk memberikan honor kepada 250 orang petugas pelipatan dan penyortir surat suara.

Tiap Detik Video Penembakan Selandia Baru Diunggah ke YouTube

PDAM Tirtanadi Minta Maaf kepada Pelanggan karena 6 Wilayah Ini akan Mengalami Gangguan Pasokan Air

Sosok Tersangka Perampokan Disertai Kekerasan Pengemudi Ojol, Korban Ditikam 9 Kali di Bagian Dada

"KPU tak bisa duluankan dana 30 Juta. Ditaksir kan, untuk 250 orang yang dipekerjakan per hari dalam 25 kelompok Rp 25 juta. Kan ada tim lagi, pengawas kan juga dibayar juga. 30 jutaan lah per hari," tukasnya.

"Tanggal 21 mungkin sudah bisa ajukan anggaran, dua hari lagi. Itu lah lambat penyampaiannya, kami pun bingung juga ini, kas kosong. Paling lambat Jumat atau Sabtu lanjut lagi," katanya.

Tribun Medan juga menanyakan apa musabab tidak bisa pencairan, apakah karena ada dugaan anggaran yang tidak sesuai untuk agenda penyortir dan pelipatan. Sekretaris berdalih bahwa masalah ini dialami skala nasional.

Halaman
1234
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved