Tim Pemantau Asmara Subuh Amankan Satu Unit Sepeda Motor karena Pemilik Tak Punya STNK dan SIM
Pasca dilakukan penertiban hari pertama, Rabu (8/5/2019) lalu, di kawasan Ring Road minim dari aktifitas asmara subuh.
Di kawasan Jalan Ring Road, Tim Pemantau Asmara Subuh berhasil menjaring satu unit sepeda motor dengan BK2850 CG.
Tim menghentikan laju kenderaan karena pengemudinya tidak mengenakan helm.
Saat dilakukan pemeriksaan, pengemudi juga tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK serta masa berlaku nomor plat kenderaan pun sudah berakhir.
Rekapitulasi di 3 Kecamatan Belum Rampung, KPU Deliserdang Minta Perpanjangan Waktu
Wardan Ginting Merampok dan Membunuh, Dilumpuhkan Polisi dengan Dua Tembakan
Petugas dari satlantas Polrestabes Medan dan Polsekta Medan Sunggal pun langsung mengamankan sepeda motor tersebut.
Hingga berakhirnya penertiban, Tim pemantau Asmara Subuh tidak mendapati lagi pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran saat melintasi kawasan tersebut.
Meski aktifitas asmara subuh telah jauh menurun dibandingkan bulan Ramadan sebelum-sebelumnya namun penertiban akan terus dilakukan hingga berakhirnya bulan puasa.
Usai penertiban, Sofyan menjelaskan, penertiban yang dilakukan ini dalam rangka memberikan efek jera kepada bagi pelaku asmara.
Benarkah Laki-laki Muda Kini Semakin Jarang Berhubungan Seks?
Selain sangat menganggu keamanan dan kenyamanan, para remaja kerap ugal-ugalan dalam berkendara dan tidak mengenakan peralatan safety riding.
"Alhamdulillah, hasil penertiban dari Tim Pemantau Asmara Subuh ini sangat positif dan efektif. Biasanya Sabtu dan Minggu, kawasan (Jalan Ringroad) ini ramai dengan aktifitas remaja berasmara subuh dengan sepeda motornya. Kita lihat pagi ini sangat jauh berkurang, semoga kondisi ini dapat bertahan hingga bulan Ramadhan berakhir,” pungkas Sofyan.
(mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tim-pemantau-asmara-subuh.jpg)