Pilpres 2019

MAHFUD MD Beri Peringatan dan Pesan Menohok sekiranya Ada Capres yang Tolak Hasil Pemilu

MAHFUD MD Beri Peringatan dan Pesan Menohok sekiranya Ada Capres yang Tolak Hasil Pemilu

MAHFUD MD Beri Peringatan dan Pesan Menohok sekiranya Ada Capres yang Tolak Hasil Pemilu
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menjelaskan saat hadiri diskusi yang bertajuk Saresehan Kebangsaan, di Four Points Hotel, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/2/2019). Diskusi tersebut mengambil tema Merawat Kebhinekaan dan Mengokohkan Kebangsaan, yang mengulas berbagai persoalan bangsa terkait penggunaan politik identitas dan penyebaran hoaks yang semakin marak.(MAHFUD MD Beri Peringatan dan Pesan Menohok sekiranya Ada Capres yang Tolak Hasil Pemilu) 

MAHFUD MD Beri Peringatan dan Pesan Menohok sekiranya Ada Capres yang Tolak Hasil Pemilu

"Jadi siapapun yang terpilih diakui, kalau tidak puas bawa ke pengadilan, hanya itu, tidak ada jalan lain. Itu nanti jadi presiden buruk lo,"

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan tanggapan soal sikap penolakan perhitungan suara pilpres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari kubu pasangan calon (paslon) 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Hal ini dikatakan Mahfud MD saat menjadi narasumber di acaraiNews Sore, Rabu (15/5/2019).

Mahfud MD mulanya mengingatkan bahwa pemilihan presiden merupakan hal yang penting untuk negara memilih pemimpin selama 5 tahun.

Ia lalu menyinggung mengenai langkah yang harus dilakukan jika kubu paslon tidak menerima hasil, maka harus membawa ke pengadilan.

"Jadi siapapun yang terpilih diakui, kalau tidak puas bawa ke pengadilan, hanya itu, tidak ada jalan lain. Itu nanti jadi presiden buruk lo," ungkap Mahfud kembali.

Lantas Mahfud memperingatkan bahwa apabila di pemilihan pilpres lima tahun lagi ada paslon yang tidak menerima hasil, maka disebutkannya bangsa ini akan celaka.

"Besok kalau suatu saat misalnya Pak Prabowo calon tahun 2024, dia menang, menang beneran, lalu yang kalah menyatakan saya tidak terima gitu, kan akan celaka bangsa ini, setiap ada yang kalah menyatakan tidak terima dan tidak mau ke pengadilan, nah itu akan merusak demokrasi yang kita bangun bersama," ungkap Mahfud.

"Mari mulai sekarang kita fair saja membangun demokrasi ini, demokrasi ini pengawalnya hukum, kalau hukumnya kurang baik, kita perbaiki juga."

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved