Ini yang Dilakukan Kapolda Sumut agar Kerusuhan di Jakarta Tidak Merembet ke Sumut

Apalagi kita masih menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan. Saya berharap semua pihak yang berkepentingan dalam pilpres 2019 dapat menahan diri

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Ini yang Dilakukan Kapolda Sumut agar Kerusuhan di Jakarta Tidak Merembet ke Sumut. Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memberi keterangan kepada awak media usai meninjau kondisi Lapas Narkotika Langkat yang rusuh, Kamis (16/5/2019). 

"Pihak SPBU bertindak cepat dan segera menonaktifkan display totem," ujar dia ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/5/2019).

Dia mengatakan, pihak SPBU langsung merubah sistem yang mengendalikan display totem.

Pertamina pun menginformasikan insiden ini kepada SPBU-SPBU lain untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

"Pantauan pagi ini, totem sudah non aktif dan tidak menampakkan display.

Pertamina masih berkoordinasi internal untuk menentukan langkah lebih lanjut," ujar Fajriyah.

TUJUH SAKSI DIPERIKSA

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Chandra mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa orang dan menyita barang bukti. 

''Sudah ada yang kami periksa sekitar tujuh orang.

Pegawai SPBU termasuk manager kami periksa semua dan di dalami masing-masing," kata AKP Jerico via telepon seluler, Sabtu (25/5/2019).

Karena saat ini semuanya dalam kasus ini sedang didalami.

"Kemarin itu baru kami cek ternyata routernya itu, Wifi-nya masih memakai password default.

Jadi belum dia ganti masih pakai password lama yang pertama sekali dikasih oleh vendor," ungkap Jerico.

"Kemungkinan siapa saja bisa terkait.

Intinya sejauh ini kami masih mendalami kasus ini untuk mencari tahu siapa pelakunya," tambahnnya

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved