Ramadhan 1440 H

Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri, 90 Warga Binaan Pemasyarakatan di Sumut Langsung Bebas

Angka remisi tersebut didominasi para narapidana narkotika yang berjumlah 4.565 orang. Diikuti para narapidana kasus kriminal umum 7.937 orang

Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri, 90 Warga Binaan Pemasyarakatan di Sumut Langsung Bebas
Tribun Medan/victory arrival
Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri, 90 Warga Binaan Pemasyarakatan di Sumut Langsung Bebas. Terpidana hukuman mati Halim Nasution alias Alem (68) warga asal Tanjungbalai, Asahan saat membagikan takjil kepada Narapidana di Masjid At-taubah Lapas Kelas IA Tanjung Gusta, Medan. 

Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri, 90 Warga Binaan Pemasyarakatan di Sumut Langsung Bebas

TRIBUN-MEDAN.com- Memasuki Lebaran 2019, Sebanyak 12.517 narapidana di Sumatera Utara (Sumut) diusulkan mendapatkan remisi Hari Raya Idul Fitri.

Dimana 90 narapidana di antaranya mendapatkan kesempatan menghirup udara bebas.

Angka remisi tersebut didominasi para narapidana narkotika yang berjumlah 4.565 orang. Diikuti
para narapidana kasus kriminal umum 7.937 orang.

Humas Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Josua Ginting menyebutkan bahwa saat ini total terdapat 34.287 narapidana yang ada di 39 Lapas atau Rutan di seluruh pelosok Sumut.

Dari total itu, sebanyak 12.517 di antaranya diusulkan mendapatkan remisi Lebaran.

"Ada sejumlah 12.517 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama islam mendapat remisi. Dimana yang mendapatkan RK II atau diusulkan langsung bebas sejumlah 90 napi," ungkapnya kepada Tribun, Senin (3/6/2019).

Josua menjelaskan napi yang diusulkan langsung bebas ini merupakan napi yang sisa masa tahanannya tinggal sebentar lagi. Sehingga, napi tersebut diusulkan untuk dapat langsung bebas.

Baca: Aparat Sebut Sudah Kantongi Mapping dan Dalang Rusuh 22 Mei, Begini Respons Presiden Jokowi

Baca: Tribun Family Card Premium Jalin Silaturahmi Menyambut Lebaran 2019

Baca: Harga Daging Sapi di Medan Masih Stabil, Dijual Rp125 Ribu-Rp130 Ribu per Kilo

Baca: Gubernur Sumut Tempelkan Pengumuman di Depan Pintu Gerbang Rumah Dinas, Tulisannya Bikin Sadar

Menurut Josua pembagian remisi lebaran ini dibagi dua kategori. Pertama Remisi Khusus Sebagian (RK I) berjumlah 12.427 dan kedua Remisi Khusus Seluruhnya (RK) II berjumlah 90.

"RK I ini artinya napi masih harus menjalani sisa pidana meski telah mendapat remisi sedangkan RK II dimaknai napi bisa langsung bebas," ungkapnya.

Baca: Menteri Luhut Berkisah, Sederhananya Peti Jenazah Ibu Negara Ani Yudhoyono. .

Baca: Terungkap Alasan Sandiaga dan Prabowo ke Luar Negeri hingga Tidak Datang Ke Pemakaman Ani Yudhoyono

Dalam data remisi yang dirilis Kanwil Kemenkumham Sumut, baik RK I maupun RK para narapidana mendapatkan potongan beragam diantaranya, 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari dan 2 bulan.

"Untuk RK sebagian terdapat 12.427 napi yang mendapatkannya dan didominasi yang dapat remisi 1 bulan potongan sebanyak 8.546 napi. Sedangkan RK II yang langsung bebas didominasi napi kasus narkotika sebanyak 15 orang," bebernya.

Baca: Prabowo Dijadwalkan Melayat ke Cikeas Sore Ini, Sekjen Demokrat Sebut Capres 02 Sulit Dihubungi

Baca: Hati-hati Ada Penjual Kartu Tol Palsu yang Beraksi di Sekitar Pintu Masuk Tol Bandar Selamat

Baca: Wanita Penumpang Sepeda Motor Terjengkang, Kepalanya Terbentur Palang Pintu Kereta Api

Lebih lanjut, Josua menambahkan bahwa terdapat 8 orang narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus Sebagian (RK I) pada Lebaran 2019. Namun tidak ada yang mendapatkan RK II (langsung bebas)

Seperti diketahui bahwa Remisi khusus Idul Fitri diberikan kepada narapidana beragama Islam yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif diantaranya telah menjalani pidana minimal enam bulan. Serta tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), serta aktif mengikuti program pembinaan di lapas atau rutan.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved