Rampas Dompet di Jalan Gagak Hitam, Duo Jambret Dibekuk Tim Pegasus

Seorang saksi yang coba menghadang sepeda motor pelaku ditabrak oleh pelaku.

Rampas Dompet di Jalan Gagak Hitam, Duo Jambret Dibekuk Tim Pegasus
Dok. Polsek Sunggal
Kedua pelaku jambret saat diamankan oleh Polsek Sunggal. 

TRIBUN-MEDAN.com - Panik bukan kepalang dirasakan Setiawan br Sianturi (44) warga Jalan Pintu Air IV Gang Sejati Kelurahan Kepala Bekala, Kecamatan Medan Johor, saat tas tangan miliknya dijambret.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, Kamis (18/7/2019) kemarin, sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Gagak Hitam Ringroad korban keluar dari rumah mengantarkan anaknya pergi sekolah.

"Kebetulan saat itu pelaku sedang melintas dan melihat korban. Pelaku kemudian menjambret dompet tangan milik korban yang dijepit di ketiak korban," kata Yasir, Jumat (19/7/2019).

"Setelah berhasil mencuri dompet tersebut, kedua pelaku tancap gas hendak melarikan diri," sambungnya.

Yasir menambahkan bahwa tersangka Riyo Azhari (21) dan Riduansyah (21) merupakan warga Jalan Stasiun, Gang MP, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal.

Lebih lanjut, Yasir menjelaskan bahwa korban yang tidak ingin harta bendanya dijambret begitu saja lalu berteriak jambret berulang kali, hingga membuat warga sekitar mendengar teriakannya. Bahkan seorang saksi yang coba menghadang sepeda motor pelaku, ditabrak oleh pelaku.

Kebetulan pada saat yang bersamaan Tim Pegasus Polsek Sunggal sedang berpatroli disekitar Jalan Ringroad ikut melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku hingga berhasil menangkap kedua pelaku, kemudian petugas mengamankan.

Setelah itu pelapor bersama dengan petugas lainnya melakukan penyitaan dan membawa tersangka bersama dengan barang bukti 1 buah dompet tangan warna coklat merek YS, uang tunai sebesar Rp. 150.000, 1 buah ATM Bank BRI, 1 buah pisau, 1 buah gunting dan 1 unit sepeda motor Suzuki F150 BK 4816 ADF ke Mako Polsek Sunggal guna dimintai keterangan lebih lanjut.

"Tersangka dipersangkakan pasal 365 ayat (2) ke-2e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tutup Yasir. (mak/tribun-medan.com)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved