Anak TKI Ini Mohon-mohon ke Jokowi Agar Pulangkan Ibunya yang Hilang 21 Tahun dan Kerap Disiksa
Selama 21 tahun tanpa kabar, seorang pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Alis Juariah (46), akhirnya terlacak di Arab Saudi.
Berbekal informasi tiga lembar surat yang diterimanya itu, Selpi pun meminta bantuan pemerintah melalui instansi-instansi terkait di Jakarta.
“Saya dan paman sudah bolak-balik lapor ke sana (Jakarta). Sudah habis uang, jual ini dan itu tapi belum juga ada hasilnya sampai sekarang, saya juga tidak tahu kondisi ibu sekarang seperti apa,” katanya.
Baca: Reaksi Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko soal Taruna Akmil Enzo Disebut Terpapar HTI
Baca: Sitanggang Parsamosir Bakar Uang Rupiah, Aksinya Viral di Media Sosial dan Dihujat Netizen
Baca: LIVE Streaming Piala AFF U-18 Hari Ini, Timnas Indonesia U-18 vs Laos, Siaran Langsung SCTV
Minta Tolong Presiden Jokowi
Namun Selpi bertekad akan terus berusaha dan berjuang keras agar bisa memulangkan ibunya ke tanah air dengan meminta bantuan para pihak termasuk ke presiden.
“Mohon pak presiden, pak Jokowi, tolong pak bantu pulangkan ibu saya, kasihan,” ucapnya lirih.
Kepala Desa Haurwangi, Iwan Sulaeman menuturkan, setelah mendapat laporan terkait persoalan tersebut langsung berkordinasi dengan Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (Astakira) Pembaharuan selaku lembaga advokasi pekerja migran.
“Alhamdulilah mereka siap bantu, dan sekarang sedang menanganinya,” kata Iwan.
Pihaknya sendiri akan mengirimkan surat ke instansi-instansi terkait untuk mendorong proses pemulangan salah satu warganya itu.
“Termasuk ke presiden. Kita akan bantu keluarganya untuk mengirimkan surat langsung ke pak Jokowi agar ibu Alis bisa segera dipulangkan ke kampung halamannya,” imbuhnya.
Baca: Farhat Abbas Kembali Cecar Hotman Paris soal Postingan Video Porno, Harta Kamu Sukses tapi Moral?
Baca: Polisi Bongkar Klinik Tempat Praktik Aborsi Bertarif Rp 5 Juta, Dokter dan Bidan Jadi Tersangka
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC Astakira Pembaharuan Cianjur Najib Ali Hildan mengatakan, telah mengumpulkan informasi terkait pekerja migran Indonesia (PMI) Alis Juariah, termasuk melacak keberadaannya.
“Alhamdulilah kita dapati nomor telepon majikannya. Saya coba telepon langsung dan minta untuk bicara langsung dengan Alis Juariah, namun dia mengaku katanya sedang ada di luar negeri, kita akan terus hubungi dia,” kata Najib.
Ditegaskannya, asosiasi akan berjuang keras agar bisa membantu memulangkan PMI Alis Juariah termasuk memperjuangkan hak-haknya yang diduga tidak didapatkan.
"Kita akan terus dorong intansi-instansi terkait agar Alis Jauriah secepatnya dipulangkan ke tanah air. Ini negara harus hadir karena ada warganya yang tidak bisa pulang selama 21 tahun dan diduga telah menjadi korban penganiayaan,” katanya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratapan Anak TKI: Pak Jokowi, Tolong Pulangkan Ibu Saya, Kasihan Sering Disika..."