Ini Kronologi Briptu Heidar Disergap, Diseret ke Semak dan Disandera KKB Papua, Polda Koordinasi TNI
Sekelompok orang diduga bagian KKB Papua, melakukan penyergapan secara tiba-tiba dan menyandera seorang anggota Polda Papua Briptu Heidar.
Kemudian, pada 29 Juli 2019, Pratu DAT menggunakan KM Tidar dari Dobo menuju ke Kota Sorong dan tiba pada 1 Agustus 2019.
Selama berada di Sorong, Pratu DAT menginap di beberapa tempat secara berpindah-pindah.
Baca: Pentolan OPM Benny Wenda Diundang Forum Negara Pasifik, Australia Tegaskan Kedaulatan RI di Papua
Baca: Anak TKI Ini Mohon-mohon ke Jokowi Agar Pulangkan Ibunya yang Hilang 21 Tahun dan Kerap Disiksa
Pratu O dan Pratu M Terlibat
Pratu DAT menginap selama 1 malam di Arteri, kemudian pukul 23.00 WIT berpindah ke rumah rekannya Neken, sampai akhirnya Pratu DAT ditangkap dan diamankan pada pukul 08.02 WIT.
Selain Pratu DAT, dua oknum prajurit TNI Pratu O dan Pratu M juga menjadi tersangka kasus tersebut.
Ketiganya menjual ratusan amunisi kepada warga yang diamankan oleh Satgas Nemangkawi di Jalan Cenderawasih Depan Diana Shooping Center, Kabupaten Mimika, Juli lalu. (tribunpapua.com/tribunmedan.com)
Ini Kronologi Briptu Heidar Disergap, Diseret ke Semak dan Disandera KKB Papua, Polda Koordinasi TNI
Artikel ini telah tayang di Tribunpapua.com dengan judul Seorang Polisi Disandera Sekelompok Orang di Kabupaten Puncak Papua, Begini Kronologinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/briptu-heidar-tewas.jpg)