Prada DP: Saya Kecewa Vera Hamil 2 Bulan, Padahal Hari Itu Baru Pertama Kali Berhubungan Badan

Pengakuan Prada DP, dirinya dan Vera baru pertama kali berhubungan badan di kamar hotel tersebut. Namun, di kamar hotel itu pula Vera mengaku hamil

Editor: Juang Naibaho
Sriwijaya Post
Prada Deri Pramana, terdakwa kasus mutilasi Vera Oktaria, menangis saat mendengarkan saksi keempat, kakaknya almarhum Vera pada sidang perdana yang dipimpin Hakim Ketua Letkol CHK M Khazim di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (1/8/2019). 

Melihat ada kejanggalan, prajurit baru itu langsung menanyakan alasan korban mengubah password handphone.

Namun, Vera langsung marah dan mengaku sedang hamil selama dua bulan. Pernyataan itu membuat Prada DP marah dan langsung menjambak rambut Vera.

Bahkan kepala korban langsung dibenturkan ke dinding.

Baca: Detik-detik 3 Polisi Terbakar saat Pengamanan Unjuk Rasa di Cianjur, TONTON VIDEO. .

Baca: Kisah Pilu Bayi (14 Bulan) Peluk Jasad Ayahnya Selama 3 Hari Tanpa Menangis, Ketahuan karena Bau

Baca: Bocah Derita Penyakit Perut yang Parah karena Sang Ibu yang Sering Tiup Makanannya saat Panas

Vera Oktaria korban mutiliasi tewas di sungai lilin.
Vera Oktaria korban mutiliasi tewas di sungai lilin. (Facebook/Mhd Perjaka Purwata)

Vera sempat melawan dan mendorong terdakwa.

Akan tetapi, Prada DP langsung mencekik dan membekap Vera hingga akhirnya meninggal.

"Saya kecewa dia mengaku hamil. Padahal saya pendidikan militer 5 bulan dan hari itu baru pertama kali kami berhubungan," jelasnya.

Mengetahui korban tewas, Prada DP sempat kebingungan.

Baca: TERUNGKAP Prada DP Berhubungan Badan dengan Sherli sebelum Menginap Bareng Vera Oktaria

Baca: TERUNGKAP Ada Tanda Kekerasan di Alat Vital Vera Oktaria, Prada DP Divonis 3 Bulan akibat Desersi

Ia akhirnya menemukan gergaji besi yang ada di dalam gudang kamar untuk memutilasi Vera agar jejak kejahatannya hilang.

Namun usaha itu gagal lantaran gergaji yang digunakan patah.

Ia kemudian menemui pamannya, Dodi Karnadi. Di rumah pamannya, ada saksi lainnya bernama Imam, yang menyarankan Prada DP membakar jenazah Vera untuk menghilangkan jejak.

Baca: Meski Tak Dapat Jatah Menteri, Partai Demokrat Tetap Merapat ke Jokowi, Ini Kata Nurhayati Assegaf

Baca: Video HOT Vina Garut Gangbang 3 Pria dan 1 Wanita Masih Rajai Twitter, Tagar #VINA Trending Nomor 1

Tidak Ada Gangguan Jiwa

Sementara itu, Dandenkessyah 02.04.04 Palembang Letkol Ckm dr Hilary menjadi saksi ahli kejiwaan dalam sidang Prada DP, menyebutkan bahwa keadaan Prada DP dalam kondisi sehat dan tak mengalami gangguan jiwa.

Hillary mengatakan, pada 17 Juni 2019 ia melakukan pemeriksaan kejiwaan Prada DP di Denpom II Sriwijaya setelah prajurit baru tersebut ditangkap akibat kasus pembunuhan serta mutilasi terhadap pacarnya sendiri Vera Oktaria.

Saat itu, ia melakukan tes kejiwaan Prada DP melalui sesi wawancara. Hasilnya, seluruh pertanyaan yang dilontarkan pun dijawab dengan baik.

"Biasanya kalau ada tanda gangguan jiwa, seluruh pertanyaan akan dijawab tidak nyambung. Tapi semuanya dijawab dengan benar," kata Hillary di hadapan hakim ketua dalam sidang.

Baca: Roman Cinta Roger dan Cut; Tertutup di 7 Manusia Harimau tapi Minta Restu di Istri-istri Akhir Zaman

Baca: Menpora Undang Peserta Paskibraka Gagal di Labuhanbatu, Terkesan Dengan Kisah Sedih Koko

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved