Monumen Parisang-Isang Sahorbangan Di Parsosoran
Parisang-Isang Sahorbangan adalah moyang pertama dari marga Ritonga. Berdasarkan kisah sejarahnya ia merupakan putra ketiga dari keturunan Toga
Hikmah luar biasa dari perjalanan dua hari ke Tugu Parisang-Isang Sahorbangan, diantara kami yang berangkat, baru saling mengenal diatas bus, tetapi rasanya dengan semangat, keceriaan, bersukaria, menghibur bersama, tiada canggung, rasanya perkenalan itu telah terjalin sejak tahun 1951 atau paling tidak telah terasa sejak 27 Agustus 1994 saat monument diresmikan. Itulah rupanya satu manfaat dari pada keberadaan Tugu atau Monumen.
Semangat itu patut kita teruskan dan wujudkan, dengan keberhasilan yang meskipun sedikit demi sedikit sama-sama kita himpunkan untuk tidak lupa ke Parsosoran. Apapun dia, itulah, disanalah leluhur kita.
Penulis: Syamsul Bahri Ritonga Glr Sutan Humala Muda (Generasi XV Ritonga)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/monumen-ompu-parsadaan-ritonga-dohot-boruna.jpg)