Breaking News:

Alasan Kominfo Blokir Internet di Papua, Bupati Dipaksa Pegang Bendera, Reaksi Panglima OPM

Alasan Kominfo Blokir Internet di Papua, Bupati Dipaksa Pegang Bendera, Reaksi Panglima OPM

Editor: Salomo Tarigan
kolase/ist/tribunjambi
Alasan Kominfo Blokir Internet di Papua, Bupati Dipaksa Pegang Bendera, Reaksi Panglima OPM 

Alasan Kominfo Blokir Internet di Papua, Bupati Dipaksa Pegang Bendera, Reaksi Panglima OPM

TRIBUN-MEDAN.COM - Alasan Kominfo Blokir Internet di Papua, Bupati Dipaksa Pegang Bendera, Reaksi Panglima OPM.

//

Kerusuhan di Papua dan Papua Barat khususunya di Manokwari dan Fakfak terus memanas.

Baca: WHATSAPP TERKINI: Fitur Baru Lebih Menarik, Cara Unduh Facebook Messenger Stiker di Whatsapp (WA)

Baca: Pengakuan Pembunuh Driver Online, Korban Tewas Dicekik, Awal tak Berniat Membunuh - 6 Fakta Pelaku

Aksi pembakaran terlihat disejumlah tempat mulai dari Gedung DPRD hingga sejumlah pasar di Papua dan Papua Barat.

Massa demonstran membakar sejumlah kios di pasar Fakfak dan jalan menuju pasar.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, AKBP Mathias Krey mengatakan aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi demonstrasi untuk melakukan pengamanan.

"Anggota Brimob dijadwalkan dikirim ke Fakfak untuk membantu mengamankan wilayah tersebut," katanya saat dihubungi dari Jayapura, Papua.

Melansir dari Kompas, polisi mengatakan kerusuhan di Fakfak terkait dengan pengibaran bendera Bintang Kejora, di kantor Dewan Adat.

Pada saat itu, massa sedang berada di kantor Dewan Adat untuk berdiskusi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Baca: WIRANTO - BIN SInggung Aktor di Balik Kerusuhan Papua, Alasan Wiranto Terbang ke Papua Malam Hari

Baca: HOTMAN PARIS TERKINI -Setelah Dilapor, Farhat Abbas Singgung Hotman Paris tak Tahu Balas Budi, Video

"Pas di Forkopimda, mereka menaikkan bendera Bintang Kejora, bendera KNPB (Komite Nasional Papua Barat), organisasi papua merdeka, ada beberapa bendera lah," kata Kapolres Fakfak AKBP Deddy Foures Millewa ketika dihubungi wartawan, Rabu.

Awalnya, massa berunjuk rasa memprotes tindakan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Ketika pengunjuk rasa ingin merusak sejumlah obyek vital, aparat keamanan berupaya mencegah hal tersebut.

Pasar Thumburuni, Kabupaten Fakfak, papua Barat, dibakar oleh massa yang melakukan aksi protes terhadap dugaan rasisme yang diterima mahasiswa <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a> di Surabaya, Jawa Timur (21/08/2019)

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved