Wanita Eks Pendukung Ahok, Veronica Koman Jadi Tersangka Provokator Rusuh Papua

Kabar terbaru, Polda Jawa Timur telah menetapkan seorang tersangka yang melakukan provokasi lewat medsos. Sosok terangka itu adalah Veronica Koman.

Wanita Eks Pendukung Ahok, Veronica Koman Jadi Tersangka Provokator Rusuh Papua
Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Kapolda Jatim dalam konferensi pers penetapan rasisme di Surabaya. (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV) 

Wanita Eks Pendukung Ahok, Veronica Koman Jadi Tersangka Provokator Rusuh Papua

TRIBUN MEDAN.com - Polisi terus mendalami aksi provokasi di media sosial hingga menibulkan gejolak dan kerusuhan di Papua.

Kabar terbaru, Polda Jawa Timur telah menetapkan seorang tersangka yang melakukan provokasi lewat medsos.

Sosok tersangka itu adalah Veronica Koman.

Wanita yang dikenal sebagai mantan pendukung Basuki Tjahaja Purna alias Ahok itu dianggap melakukan tindakan provokatif lewat medsos soal Papua terkait insiden pengepungan di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya yang berujung kerusuhan di Papua Barat, Rabu (4/9/2019).

Baca: Elza Syarief Duga Nikita Mirzani Cepu Polda Metro Jaya, Sebut Sang Artis Kebal Hukum

Baca: Heboh Disertasi Ilmiah Seks Halal di Luar Nikah, Calon Doktor Minta Maaf Hingga Dikecam MUI

Baca: Aulia Kesuma Kenal Pupung Lewat Aplikasi Kencan Online, Mengaku Sempat Diancam Dibunuh Anak Tiri

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan, bahwa seorang warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di luar negeri bernama Veronica Koman telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ternyata dia ini orang yang sangat aktif sekali yang memberikan atau membuat provokasi di dalam maupun di luar negeri," katanya di Lobby Gedung Tribrata Markas Polda Jatim, Rabu (4/9/2019).

Veronica Koman ditetapkan sebagai tersangka, karena dianggal terlalu vokal dalam menyebar konten informasi melalui akun media sosialnya terlait insiden Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Jumat (16/8/2019) dan kerusuahan di Papua Barat, Minggu (18/8/2019).

"Dan mereka ini sangat aktif dan setiap kejadian kalau kita cek file Polda Jatim setiap ada kejadian di berkaitan masalah Papua. VK selalu ada di lokasi kejadian," tegas Luki Hermawan.

Menurut Luki Hermawan, sedikitnya ada lima lima konten di media sosial yang bernada provokatif dan tidak berlandaskan fakta (hoaks) terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Jumat (16/8/2019) sampai saat ini, Rabu (4/9/2019).

Halaman
12
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved