Hilangnya Uang Pemprov Sumut Rp 1,6 Miliar, Sutrisno: Sepertinya Butuh Satu Malam Mengarang Cerita!

Kejadian hilangnya uang, kemudian besoknya baru digelar konferensi pers. Sepertinya ada benang kusut dan curiga memang betul hilang atau seperti apa

Hilangnya Uang Pemprov Sumut Rp 1,6 Miliar, Sutrisno: Sepertinya Butuh Satu Malam Mengarang Cerita!
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY
Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota DPRD Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan berpandangan kejadian hilangnya uang di Halaman Kantor Gubernur senilai Rp 1,6 miliar sangat mengejutkan sekaligus memprihatinkan.

Ia menyebut, hilangnya uang tersebut waktunya hampir bersamaan sidang Paripurna DPRD Sumut.

"Kejadian hilangnya uang, kemudian besoknya baru digelar konferensi pers. Sepertinya ada benang kusut dan curiga memang betul hilang atau seperti apa," kata Sutrisno, Rabu (11/9/2019).

Persoalan hilangnya uang, imbuh Sutrisno, seharusnya segera dipublikasi pada hari itu juga. Jangan justru tindakan dari Pemprov Sumut menghindari keterlibatan sehingga masyarakat semakin curiga.

"Jadi, sepertinya mereka (Pemprov Sumut) butuh waktu satu malam mengarang cerita. Karena sangat tidak logis kejadian hari ini dan melapor ke Propam, tapi besoknya baru konferensi pers," ujarnya.

Baca: 6 Kejanggalan Terkait Raibnya Uang Rp 1,6 Miliar Milik Pemprov Sumut, Hingga CCTV Tak Berfungsi

Baca: TERUNGKAP Uang Pemprov Sumut yang Hilang bukan untuk Gaji Melainkan Uang untuk Hal ini

Suasana di parkiran Pemprovsu tempat uang sebesar Rp 1,67 miliar hilang.
Suasana di parkiran Pemprovsu tempat uang sebesar Rp 1,67 miliar hilang. (TRIBUN MEDAN/M Andimaz Kahfi)

Ia melanjutkan, kejanggalan lainnya dapat dilihat dari hasil kronologis yang diumumkan oleh Humas Pemprov Sumut yang tidak langsung menyetorkan uang langsung ke Ketua Tim Anggaran Pembangunan Daerah (TAPD) atau sekretarisnya.

"Kalau uang tetap di mobil, berarti ada tujuan lain, bukan untuk Kantor Gubernur. Seharusnya, ambil dari bank dan dibawa untuk diberikan ke atasan di TAPD," kata politisi dari PDIP ini.

Baca: Lasro Marbun Lakukan Pemeriksaan untuk Pastikan Hilangnya Uang TAPD: Kecelakaannya Benar atau Tidak

Atas persoalan ini, Sutrisno berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini untuk mengungkap fakta sebenarnya.
"Jangan nanti upaya untuk membungkus persoalan ini jadi justru muncul persoalan hukum baru. Penjelasan-penjelasan yang tidak sesuai fakta, berarti ada tindak pidana baru di situ," jelasnya.

(ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved