TERUNGKAP Uang Pemprov Sumut yang Hilang bukan untuk Gaji Melainkan Uang untuk Hal ini

Ia juga mengatakan, secara peraturan perbankan, apabila uang sudah dihitung di depan kasir dan keluar dari bank, menjadi tanggung jawab nasabah.

TERUNGKAP Uang Pemprov Sumut yang Hilang bukan untuk Gaji Melainkan Uang untuk Hal ini
Istimewa
Ilustrasi tumpukan uang 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekretaris Perusahaan Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar beranggapan, hilangnya uang Pemprov Sumut senilai Rp 1,6 miliar digunakan untuk membayar upah pengerjaan terhadap pihak rekanan.

"Anggapan pribadi saya, mungkin uang ini dikirim ke pembayaran proyek.

Nah, setelah dibayar, si perusahaan rekanan boleh melakukan penarikan pakai cek.

Sekarang kan ada kasus, makanya simpang siur beritanya.

Kalau secara perbankan, penarikan sudah benar," kata Syahdan kepada Tribun-Medan.com, Rabu (11/9/2019).

Meski demikian, kronologi yang dipaparkan Kabag Humas Pemprov Sumut, M Ikhsan, dan Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setdaprov Sumut, Raja Indra Saleh, berbeda.

M Ikhsan menyebut, uang untuk pembayaran honor tim anggaran pemerintah daerah (TPAD).

"Kita enggak tahu, uang ini masuk ke rekening siapa.

Tapi, biasanya kalau sudah dilakukan penarikan melalui cek dan dia dapat uang tunai, biasanya uang sudah masuk ke rekening.

Ini di luar gaji pegawai di pemerintahan," kata Syahdan lagi.

Suasana di parkiran Pemprovsu tempat uang sebesar Rp 1,67 miliar hilang.
Suasana di parkiran Pemprovsu tempat uang sebesar Rp 1,67 miliar hilang. (TRIBUN MEDAN/M Andimaz Kahfi)

Baca: Wanita ini Beri Putranya Minum Bir dan Ajari Merokok, Rekam Melalui Video Siaran Langsung Medsos

Baca: Klinik Assyifa dan Al-Ikhlas Sediakan Vaksin Meningitis dan Influenza untuk Ibadah Umroh

Halaman
123
Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved