Masak Sendiri, Yakiniku Khas Jepang Ada di Kota Medan

Bagi anda yang ingin menikmati yakiniku dengan harga yang cukup terjangkau, Meatsuka yang berlokasi di Jalan S. Parman Medan, jadi pilihan yang tepat.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Konsumen menikmati yakiniku dan steamboat di Meatsuka yang berlokasi di Jalan S. Parman Medan. 

"Tapi ada juga yang enggak suka pesan all you can eat, jadi mereka pesan yang ala carte ada yakiniku spesial, yanikiku reguler yang harganya mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 85 ribu, begitu juga untuk menu steamboat dan menu itu bisa untuk berdua atau bahkan bertiga, tegantung selera masing masing," tambahnya.

Restoran dengan konsep ala Jepang ini dapat menampung konsumen lebih dari 50 orang dalam sekali kunjungan. Ruangannya difasilitasi dengan AC (Air Conditioner) sehingga suasana ruang juga terasa sejuk. Meatsuka juga memiliki musala yang berada di lantai dua.

Tempat ini buka setiap hari, denga jadwal Senin hingga Jumat pukul 10.00-22.00 WIB serta Sabtu dan Minggu pukul 11.00 sampai 23.00 WIB.

"Antusias konsumen kita bagus, biasanya konsumen datang bawa keluarga, teman, dan mayoritas yang datang anak-anak muda," katanya.

Hobi Makan

Makan merupakan kegiatan yang selalu dilakukan semua orang. Bahkan ada yang menjadikan kegiatan makan tersebut menjadi hobi, hanya karena kesukaan mereka dengan kuliner.

Diakui Owner Meatsuka, Nadra Ulfa Denas, ia membuka usaha kuliner ini sebab dirinya memiliki hobi makan. Meatsuka merupakan restoran yang menghidangkan makanan utama yakiniku dan steamboat di Kota Medan.

"Awalnya saya hobi makan, jadi saya dulu ambil S2 di Bandung, disana banyak banget konsep yang kayak gini, makanan yang fresh dan masak sendiri. Setelah saya selesai kuliah saya kepikiran untuk buka di Medan," ucap Nadra.

Ia mengatakan makanan yakiniku dan steamboat ini memang sudah tersebar juga di Kota Medan. Namun, kebanyakan restoran dengan konsep Meatsuka kebanyakan
membidik kalangan menengah atas. Maka, dengan hadirnya
Meatsuka, ia berharap semua kalangan dapat menikmati menu yakiniku dan steamboat ini.

"Bisnis itu memang fashion saya, sebelum saya berbisnis kuliner saya sudah ada bisnis juga, tapi memang Meatsuka ini bisnis kuliner pertama saya. Kalau ditanya bedanya dari tempat lain, ya dari harga makanan relatif terjangkau, dan bisa masuk ke kalangan mana saja, menengah bawah dan atas, bebas," ujarnya.

Meskipun diawal merintis bisnis kuliner Nadra hanya seorang diri tapi kini, ia didukung beberapa chef dan para karyawan. Ia mengaku bisnis kuliner ini hanya dipelajarinya secara otodidak.

"Tantangan waktu awal mendirikan bisnis kuliner ini saya kerjakan sendiri, menghire kontraktor, arsitektur, chef, karyawan sama memperkenalkan Meatsuka. Alhamdulillah digampangkan saja kebetulan juga saya kenal influencer jadi memudahkan saya untuk memasarkan bisnis kuliner ini. Media sosial berupa Instagram juga paling kuat untuk promosi makanan," kata Nandra.

Ia menjelaskan agar tetap eksis dan bertahan, bisnis kuliner ini juga didukung dengan beragam promo dan sering iklan. Pada Bulan September ini, khusus pengguna aplikasi Dealjava, maka konsumen akan dapat membeli paket makanan yang lebih murah.

"Pengusaha muda yang ingin memulai usaha kuliner itu harus yakin dan percaya kalau restorannya itu akan berhasil. Konsep restoran kita itu harus beda dengan yang lain. Kalian harus melakukannya dengan hati dan yakin restoran itu bakal maju," ucapnya.

(nat/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved