Whatsapp

FITUR BARU WHATSAPP Jarang Digunakan, 6 Fitur dan Alasan untuk Keamanan Rahasia Whatsapp di Ponsel

FITUR BARU WHATSAPP Jarang Digunakan, 6 Fitur dan Alasan untuk Keamanan Rahasia Whatsapp di Ponsel

FITUR BARU WHATSAPP Jarang Digunakan, 6 Fitur dan Alasan untuk Keamanan Rahasia Whatsapp di Ponsel
ilustrasi/nexttren
FITUR BARU WHATSAPP Jarang Digunakan, 6 Fitur dan Alasan untuk Keamanan Rahasia Whatsapp di Ponsel 

Dilansir KompasTekno dari Cnet, Selasa (16/7/2019), WhatsApp mengatakan akan menindak lanjuti temuan Symantec tersebut.

"WhatsApp telah melihat masalah tersebut dan pertanyaan yang sama tentang dampak penyimpanan perangkat mobile di ekosistem aplikasi," jelas perwakilan WhatsApp.

WhatsApp mengatakan akan memberikan pembaruan software untuk ponsel Android nantinya.

Sementara pihak Telegram belum menanggapi masalah ini.

Baca: KABAR Mahasiswa Tewas Tidak Benar, Keluarga Ungkap Kondisi Faisal Amir Sebenarnya Kritis, Dipukuli?

Cara mencegah Ada cara yang bisa dilakukan sembari menunggu pembaruan WhatsApp dan Telegram.

Cara pencegahan bisa dimulai dengan mengubah setting penyimpanan.

Di WhatsApp, caranya bisa dengan pergi ke menu setting, lalu non-aktifkan pengunduhan otomatis media.

Di Telegram, bisa dilakukan dengan cara menon-aktifkan opsi "Save to Gallery".

Tapi menurut WhatsApp, setting tersebut bisa berdampak pada pembatasan gambar yang dibagikan.

Banyak aplikasi yang memiliki menu penyimpanan gambar, menyimpan data tersebut ke ruang eksternal agar tetap tersimpan apabila aplikasi dihapus.

Aplikasi tiruan

Selain menemukan celah keamanan, Symantec juga menemukan aplikasi tiruan Telegram dan WhatsApp di Google Play Store.

Aplikasi tiruan Telegram bernama MobonoGram yang dipromosikan sebagai versi peningkatan Telegram dengan fitur lebih kaya.

Aplikasi ini bisa mengarahkan pengguna ke situs web berbahaya dan penipuan.

Selain itu, aplikasi ini bisa membuat ponsel lemot dan menguras baterai.

Ada pula Whatsgram, aplikasi tiruan WhatsApp yang memiliki ancaman yang sama dengan MobonoGram.

Bahkan, pengembangnya pun sama. Symantec menyebut telah memblokir 1.200 aplikasi terkait pengembang tersebut sejak Januari hingga Mei.

Baca: Tak Tahan Tanggungkan Rindu, Anak Gali Kuburan Ibu lalu Bawa Jenazah Sang Bunda ke Rumah

(*)

UPDATE WhatsApp- 6 Fitur Baru Hadir di 2019, Tambah Kontak via QR Code, Kunci Pesan Pakai Sidik Jari

Kemajuan teknologi mempermudah jalur komunikasi. 

Tak hanya mudah, untuk terkoneksi ke berbagai orang di berbagai tempat bahkan di penjuru dunia, semakin mudah dan murah. 

Salah satunya telah hadir aplikasi Chatting yang unlimited digunakan dengan koneksi internet.

Budget juga cukup murah dan jauh lebih kecil dibandingkan searching lewat mesin pencarian Google dan lainnya. 

Aplikasi yang paling hits saat ini yakni WhatsApp. 

Memberi kenyataman berkirim pesan, video dan suara. 

Sepanjang tahun 2019, ada 6 fitur baru yang dihadirkan. 

Ada di antaranya sudah berlaku dan sebagian masih dalam proses aktivasi. 

Baca: Sulli Tewas Bunuh Diri, Polisi Temukan Catatan Tulisan Sang Mantan Girlband f(x) Korea Selatan Ini

Berikut 6 fitur yang dimaksud: 

1. Update Status Lintas Aplikasi

Setelah sebelumnya sudah berlaku antara status Instagram dan Facebook, kini WhatsApp sedang mengujicoba hal serupa.

Yap, update status lintas aplikasi membuat masyarakat lebih mudah mengunggah hal yang sama di berbagai media sosial yang ada.

Tak hanya story Facebook, uji coba tersebut juga mampu membagikan update status di beberapa media sosial lainnya.

Instagram, Gmail, dan Google Photos adalah media sosial yang masuk dalam uji coba tersebut selain Facebook.

Fitur ini sedang dilakukan pada pengguna yang masuk dalam Beta Program WhatsApp.

Seperti dilansir dari The Verge, walaupun terdapat hubungan langsung yang dapat menghubungkan WhatsApp dan Facebook, tetapi tidak dengan fitur ini.

Ilustrasi WhatsApp. Polisi akan lakukan patroli WhatsApp Group? Begini penjelasan lengkap dari Karo Penmas Polri.
Ilustrasi WhatsApp.  (Ilustrasi Canva)

Fitur ini akan menggunakan sharing antara aplikasi di dalam perangkat.

Artinya, tidak ada data yang bocor ke pihak ketiga ataupun jaringan internet secara luas saat dibagikan antar medie sosial.

Sharing informasi dan data antar aplikasi memang menjadi isu tersendiri bagi Facebook.

Sejak 2014 saat Facebook mengakuisisi WhatsApp, mereka telah berjanji untuk tidak membagi data antar pengguna kecuali untuk fungsi yang mandiri dan autonom.

Contoh uji coba yang dilakukan WhatsApp

Bahkan, Facebook pernah dedenda oleh Komisi Eropa sebesar $122 juta karena mencoba menghubungkan data antar pengguna WhatsApp dan Facebook.

Baca: Awkarin - Disebut Pencitraan terkait Bantuan Logistik pada Mahasiswa Demo, Awkarin Ngakak Jawab

Pada uji coba tersebut, WhatsApp (dan) Facebook meyakinkan bahwa hal tersebut (sharing data privasi) tidak akan terjadi.

Artinya, yang dibagikan antar media sosial tersebut hanyalah update status dan storiesnya saja.

Satu tombol, update di mana saja.

2. Berbagi status WhatsApp ke platform lain

WhatsApp belakangan dikabarkan tengah menyiapkan fitur yang memungkinkan pengguna membagikan status WhatsApp ke Facebook, Instagram Stories, dan layanan Google.

Opsi membagikan ke Facebook akan muncul di bawah status WhatsApp pengguna.

Ketika opsi tersebut diklik, maka status WhatsApp akan langsung dibagikan ke Facebook Story atau Instagram Stories.

Fitur ini sedang diuji coba ke beberapa pengguna WhatsApp versi beta.

Meski begitu, masih belum diketahui kapan WhatsApp akan menerapkannya ke versi final.

3. Dark mode

Dark mode atau tema tampilan serba gelap sedang menjadi tren di dunia aplikasi komputer dan mobile.

WhatsApp pun agaknya tak mau ketinggalan.

Mode gelap disebut-sebut lebih nyaman untuk mata, selain bisa menghemat pemakaian baterai perangkat, terutama untuk yang memiliki jenis layar OLED.

Baca: 265 Mahasiswa Terluka, Faisal Amir Kritis Pendarahan Otak, Kapolda Sebut 39 Polisi Luka-luka

Setelah sempat dirumorkan selama beberapa waktu, fitur dark mode WhatsApp diperkirakan akan hadir untuk para penggunanya tahun ini.

4. Kunci percakapan dengan sidik jari

Beberapa pengguna WhatsApp biasanya "mengunci" aplikasi pesan singkat ini dengan aplikasi pengunci pihak ketiga, seperti App Locker.

Namun, kedepannya, mereka tidak perlu aplikasi-aplikasi tersebut.

Pasalnya, WhatsApp dilaporkan bakal kedatangan fitur otentikasi via sidik jari yang bisa mengunci percakapan, kemudian meminta verifikasi fingerprint sebelum bisa dibuka kembali.

Nantinya, pengguna bakal bisa "mengunci" aplikasi WhatsApp mereka dengan sistem keamanan biometrik fingerprint tanpa perlu aplikasi lain.

Baca: Terkait Kasus Prada DP, Divonis 3 Bulan Penjara Kasus Disersi, Saksi Dodi Menghilang, Imam Meninggal

5. Tambah kontak via kode QR

WhatsApp juga dikabarkan tengah menyiapkan sebuah fitur yang memudahkan penggunanya berbagi kontak, yaitu fitur tambah kontak via kode QR.

Dengan fitur tersebut, pengguna WhatsApp nantinya bisa menambahkan kontak WhatsApp hanya dengan menunjukkan kode QR orang yang ingin ditambahkan ke dalam kontak, serupa dengan aplikasi chatting WeChat atau Line.

Selama ini, untuk menambah kontak WhatsApp, pengguna harus terlebih dahulu menyimpan nomor ponsel milik orang dimaksud ke dalam aplikasi kontak di ponsel.

Baca: 265 Mahasiswa Terluka, Faisal Amir Kritis Pendarahan Otak, Kapolda Sebut 39 Polisi Luka-luka

6. Mengurutkan kontak yang sering dihubungi

Ketika melihat daftar kontak di aplikasi WhatsApp, maka pengguna bakal disodori daftar kontak yang diurutkan berdasarkan abjad.

Namun, nantinya tidak demikian. Sebab, WhatsApp diduga bakal mengurutkan kontak pengguna, dimulai dari kontak yang sering dihubungi terlebih dahulu.

Fitur ini disebut bakal segera diluncurkan oleh WhatsApp dalam waktu dekat, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BusinessToday, Senin (8/7/2019).

Baca: Najwa Shihab Bongkar Saksi yang Dibawa Politisi PDI P Arteria Dahlan, Laode M Syarif Angkat Bicara

Baca: Jerawat - Hilangkan Jerawat, 5 Manfaat Kulit Pisang & Cara Mencerahkan Kulit Wajah

Baca: Ingat Ira Koesno, Kabar Terkini Presenter Cantik Aktif Bikin Video Tips Motivasi Bersama Merry Riana

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

FITUR BARU WHATSAPP Jarang Digunakan, 6 Fitur dan Alasan untuk Keamanan Rahasia Whatsapp di Ponsel

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved