Breaking News:

Terdakwa Pembunuh Berencana Divonis Penjara 18 Tahun, Abdul Hadi Mewek hingga Keluarga Korban Emosi

Abdul Hadi dinyatakan terbukti melanggar Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Abdul Hadi alias Dedek (32) hanya dituntut 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (28/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa kasus pembunuhan berencana Abdul Hadi alias Dedek (32) hanya divonis 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (28/10/2019).

Abdul Hadi dinyatakan terbukti melanggar Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. 

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Abdul Hadi dengan pidana penjara selama 18 tahun dipotong masa tahanan," terang Majelis Hakim yang diketuai Masrul.

Menurut hakim, hal yang memberatkan terdakwa adalah telah menghilangkan nyawa korban Nurhayani (38).

"Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya dan bersikap sopan selama di persidangan," cetus hakim.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa langsung menyatakan terima. "Saya terima yang mulia," ucap terdakwa dengan mewek.

Matanya tampak berkaca-kaca saat menjawab pertanyaan hakim tersebut. 

Setelah di luar persidangan, keluarga korban Nurhayani tampak emosi dan mengerumuni terdakwa.

Petugas pembawa tahanan langsung membawa lari terdakwa agar tidak terjadi kerusuhan.

Bahkan salah satu keluarga sempat berteriak. "Mampus kau, dihukum penjara 18 tahun cuma dua tahun dikurangi," teriak seorang pria. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved