Pimpinan Baru ISIS Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Rekaman Hashimi: Jangan Senang Dulu Amerika

Pimpinan Baru ISIS Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Rekaman Hashimi: Jangan Senang Dulu Amerika

aljazeera
Pimpinan Baru ISIS Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Rekaman Hashimi: Jangan Senang Dulu Amerika foto: Abu Bakar al-Baghdadi 

TONTON videonya di dalam berita.

Pemimpin isis Abu Bakar al-Baghdadi Abu Bakar al-Baghdadi
Pemimpin isis Abu Bakar al-Baghdadi Abu Bakar al-Baghdadi (aljazeera)

/////

TRIBUN-MEDAN.COM - AS melalui Pentagon mengumumkan perilisan foto dan video bukti penyerbuan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi pekan lalu.

Dalam konferensi pers, jurnalis ditunjukkan bukti hitam putih Pasukan Delta mendekati bangunan berdinding tinggi di timur laut Suriah di mana Baghdadi bersembunyi.

Pentagon juga merilis video serangan udara yang ditunjukkan kepada kelompok tak dikenal, yang menembak helikopter AS tatkala menyerbu persembunyian Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Rumah persembunyian Abu Bakar Al-Baghdadi rata tanah pascapenyerbuan pasukan khusus Amerika
Rumah persembunyian Abu Bakar Al-Baghdadi rata tanah pascapenyerbuan pasukan khusus Amerika (afp/bbc)

Dilansir AFP Rabu (30/10/2019), foto dan video sebelum serta sesudah serangan terhadap lokasi Baghdadi di Idlib juga dirilis AS.

Komandan Komando Sentral Jenderal Kenneth McKenzie menerangkan, bangunan itu diratakan dari udara setelah Pasukan Delta menyerbu.

McKenzie menyebut tempat itu bagaikan "lahan parkir dengan banyak lubang" setelah dihantam rudal AS, dengan sejumlah detil baru juga dipaparkan.

Di antaranya adalah terdapat dua anak di bawah 12 tahun yang tewas ketika Baghdadi mengaktifkan rompi bom bunuh diri yang dibawanya setelah disudutkan militer.

Detil tersebut mematahkan pernyataan Presiden Donald Trump dalam konferensi pers Minggu 927/10/2019).

Trump saat itu menyebutkan tiga anak tewas.

Gambar anjing militer yang dirilis AS, dan dianggap berjasa karena mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dalam serangan yang terjadi Sabtu di Suriah (26/10/2019).
Gambar anjing militer yang dirilis AS, dan dianggap berjasa karena mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dalam serangan yang terjadi Sabtu di Suriah (26/10/2019). (via Sky News)

Jurnalis lalu menanyakan klaim Trump bahwa pria yang kapalanya dihargai Rp 350 miliar itu "menangis dan menjerit" saat kabur ke terowongan.

Dalam pernyataan persnya, Trump menyebut Baghdadi yang sempat beberapa kali dikabarkan tewas itu "mati sebagai pengecut dan seperti anjing".

"Tentang saat terakhir Baghdadi, saya bisa memberi tahu ini. Dia merangkak ke terowongan bersama dua anak kecil ketika pengikutnya masih berjuang," ujar McKenzie.

Kemungkinan, menurut Jenderal dari Korps Marinir AS itu, Abu Bakar al-Baghdadi menerima tembakan ketika sedang merangkak di lubang.

McKenzie menambahkan selain Baghdadi dan dua anak, empat perempuan dan satu pria tewas dalam penyerbuan di desa Barisha tersebut.

Dia menyatakan para perempuan itu menunjukkan "sikap yang mengancam" dengan mengenakan bom bunuh diri.

Pentagon Rilis Foto dan Video Bukti Operasi ke Persembunyian Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi
Foto satelit yang dirilis Kementerian Pertahanan AS pada 30 Oktober 2019 memperlihatkan pasukan khusus (kanan, bawah) menyerbu bangunan yang diyakini dijadikan tempat bersembunyi Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi di Barisha, Suriah, pada 26 Oktober 2019. (AFP/US Department of Defense/JOSE ROMERO)

Dikubur di Laut

McKenzie melanjutkan, pasukan khusus yang diangkut menggunakan delapan helikopter itu membunuh milisi lain yang menembaki mereka.

Pernyataan itu dia tunjukkan dalam video yang memperlihatkan serangan udara ke grup yang nampaknya berisi puluhan orang di Barisha.

Dia menjelaskan, militer yakin Baghdadi sudah tewas setelah melakukan pemeriksaan DNA yang dicocokkan dengan sampel ketika dia ditahan di penjara Irak 2004 silam.

Sisa jenazah Baghdadi lalu diterbangkan ke pangkalan rahasia setelah operasi berakhir untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Pemimpin ISIS itu lalu "dikubur" di laut dalam waktu 24 jam setelah dia tewas.

"Sesuai dengan aturan konflik senjata" paparnya.

McKenzie juga menjabarkan anjing militer yang disebut punya andil besar dengan mengejar Baghdadi di terowongan, dan membuatnya meledakkan diri.

Jenderal berusia 62 tahun itu mengatakan, anjing tersebut berumur empat tahun, dengan pengalaman 59 kali diterjunkan dalam misi tempur.

Anjing itu terluka akibat terkena bom kabel.

Namun, kondisinya dilaporkan sudah pulih dan kembali bertugas bersama pawangnya.

McKenzie kemudian menegaskan meski Baghdadi diklaim sudah tewas, ISIS masih tetap menakutkan.

"Ancaman mereka masih ada," tukasnya.

Tonton videonya di sini:

Dikutip dari Grid.ID dan dari berbagai sumber, berikut ini fakta-fakta Abu Bakar al-Baghdadi.

1. Berkali-kali Dikabarkan Tewas

Dilansir dari Kompas.com, Abu Bakar al-Baghdadi telah beberapa kali dikabarkan tewas.

Pada November 2014, pimpinan ISIS itu dikabarkan tewas karena terluka dalam serangan udara di Mosul, Irak.

Pada Oktober 2015, pasukan Irak mengklaim menghantam konvoi yang diyakini berisi Abu Bakar al-Baghdadi dalam serangan udara di dekat perbatasan Suriah.

Pada Mei 2017, militer Rusia menyatakan pasukannya melakukan serangan udara yang disebut menghantam pasukan pemimpin ISIS.

Lalu, mendapat laporan di Provinsi Deir Ezzor bahwa Baghdadi benar terbunuh.

Namun, pada April 2019, kemunculan Baghdadi dalam video kembali mencuri perhatian publik.

Hingga akhirnya kini Donald Trump menyatakan pimpinan ISIS tewas dengan cara meledakkan bom bunuh diri yang dipakainya saat dikepung di timur laut Suriah.

CNN mengatakan, tes DNA dan biometrik memastikan jasad tersebut adalah al-Baghadi.

2. Bergelar Doktor

Dikutip Grid.ID dari laman wikipedia, Abu Bakar al-Baghdadi diyakini lahir di dekat Samarra, Irak tahun 1971 silam.

Menurut biografi yang diposting di forum jihad pada Juli 2013, ia meraih gelar master dan PhD dalam studi Islam dari Universitas Islam Baghdad (Universitas Irak).

Selain itu, dia disebut merupakan ulama di Masjid Hanbal Ahmad Ibn Imam di Samarra, saat invasi AS ke Irak pada 2003.

Ia pun lantas terjun ke dunia militan hingga pada tahun 2014 mengumumkan pembentukan khilafah.

3. Punya Kekayaan Rp 46 Triliun

Dikutip dari laman express.co.uk, kekayaan bersih ISIS sebanyak 2,6 miliar Poundsterling alias Rp 46 triliun lebih.

Sebab, pada puncak kekuasaannya, kelompok Islam radikal itu menghasilkan jutaan poundsterling sehari dari penyelundupan minyak, pemerasan, pencurian, dan perdagangan manusia.

Sebagian besar pendapatannya berasal dari operasi minyak yang menghasilkan sekiar 350 juta Poundsterling pada 2015.

ISIS menguasai sebagian besar Suriah utara yang kaya minyak dan Irak, juga menguasai sekitar 40 persen produksi gandum Irak dan 80 persen produksi kapas Suriah.

Uang itu diinvestasikan dalam bisnis yang sah, termasuk peternakan ikan Irak dan skema jasa keuangan di Timur Tengah dan Turki, menurut Harian Prancis Le Monde.

Kekayaan ISIS tersebut digunakan untuk membayar gaji para pejuang sampai batas tertentu untuk mengatur kekhalifahan, dan membayar pegawai sipil.

Sebab, organisasi itu memiliki sekitar 20.000 hingga 31.000 pejuang sesuai data intelijen AS.'

(*)

Baca: Jadi Bahan Bercandaan di Acara Live, Vanessa Angel Marah dan Menangis saat Diberi Cek Rp 80 Juta

Baca: Game Online - Akibat Kecanduan Game Online, 8 Anak Dirawat di Rumah Sakit Jiwa, Terapi Psikologis

Baca: Jadwal PSMS Medan di Babak 8 Besar Liga 2, Lawan Persik Kediri, Persita dan Martapura FC, 26 Pemain

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: AS Rilis Foto dan Video Penyerbuan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi" dan ISIS Umumkan . . .

(*)

Pimpinan Baru ISIS Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Rekaman Hashimi: Jangan Senang Dulu Amerika

Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved