2 Aktivis di Labuhanbatu Dibunuh Orang Bayaran dan Satpam Kebun

Keduanya tewas usai dibunuh oleh beberapa eksekutor yang dibayar oleh pemilik PT Amelia, Wibharry Padmoasmolo.

2 Aktivis di Labuhanbatu Dibunuh Orang Bayaran dan Satpam Kebun
Tribun Medan/M Andimaz Kahfi
Pemaparan kasus pembunuhan dua aktivis di Komplek PT SAB / KSU Amelia, Dusun VI, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumut, Rabu (30/10/2019) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Aktivis Martua P Siregar alias Sanjay (48) dan rekannya Maraden Sianipar (55), tewas mengenaskan di Komplek PT SAB / KSU Amelia, Dusun VI, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumut, Rabu (30/10/2019) lalu.

Keduanya tewas usai dibunuh oleh beberapa eksekutor yang dibayar oleh pemilik PT Amelia, Wibharry Padmoasmolo. Dari delapan tersangka, lima di antaranya sudah ditangkap. Sedangkan tiga lagi masih berstatus buron.

Dalam aksi itu, diketahui tersangka Janti Katimin Hutahaean (42) merupakan otak pelaku yang merencanakan pembunuhan bersama dengan Josua Situmorang, Rikky dan Hendrik Simorangkir setelah menerima instruksi dari Harry pemilik PT Amelia bahwa apabila melihat korban agar diusir dan kalau melawan segera dihabisi.

Janti juga yang merekrut dan mengarahkan eksekutor Daniel Sianturi alias Niel, Joshua Situmorang, Rikki dan Hendrik Simorangkir untuk menjaga kebun dari para penggarap.

Jika ada yang melawan dan tidak mau diusir, seperti Maraden Sianipar.

Ia memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta kepada Daniel untuk berangkat dari Perdagangan ke Berombang.

Setelah melakukan pembunuhan, mereka menerima kiriman uang dari Wati berndahara PT Amelia sebesar Rp 40 juta.

Kemudian membagikan kepada tersangka Josua Rp 7 juta, Daniel Rp 17 juta, Hendrik Simorangkir Rp 9 juta dan Janti mendapat bagian sebesar Rp 7 juta.

Lima dari tersangka pembunuh dua aktivis di Labuhanbatu saat pemaparan kasus di Markas Polda Sumut, Jumat (8/11/2019).
Lima dari tersangka pembunuh dua aktivis di Labuhanbatu saat pemaparan kasus di Markas Polda Sumut, Jumat (8/11/2019). (Tribun Medan/M Andimaz Kahfi)

Tersangka Vicktor Situmorang dan Sabar Hutapea, Sekuriti Kebun Kelapa Sawit KSU Amelia berperan memukul korban Maraden dengan menggunakan kayu bulat panjang sekitar satu meter yang didapatkan di TKP serta menarik korban dan memasukkan korban ke dalam parit.

Mereka berdua juga berperan membuang sepeda motor yang digunakan korban ke dalam parit.

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved