Breaking News:

Pengejaran Terorisme Medan

Kapolda Sumut Angkat Suara Soal Jasad Terduga Teroris Ditolak Warga Untuk Dimakamkan

Jenazah dari pelaku bom bunuh diri dan 2 terduga teroris masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Medan.

TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto Saat Ditemui di RS Bhayangkara Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jenazah dari pelaku bom bunuh diri dan 2 terduga teroris masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Medan.

Pihak kepolisian belum menyerahkan ketiga jenazah kepada pihak keluarga tersebut karena masih dalam proses pencocok DNA.

Saat ditanya terkait keberatan sejumlah warga terkait lokasi pemakamam jenazah terduga pelaku bom bunuh diri, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian dari pihak Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

"Kita masih menunggu dari pihak Densus 88. Karena pihak keluarga (terduga) sudah datang dan dicocokkan DNA," kata Agus di RS Bhayangkara Medan, Senin (18/11/2019).

"Untuk selanjutnya nanti diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," sambungnya.

Dibenarkan Agus memang dirinya melihat ada beberapa masyarakat yang menolak pemakaman dilakukan di Kota Medan.

BREAKING NEWS: Rencanakan Aksi, Terduga Teroris Lakukan Pelatihan Meracik Bom di Tanah Karo

Mobil Ambulans kedua yang tiba di Mako Brimob Polda Sumut sekitar pukul 14.12 WIB. Disinyalir membawa dua jenazah terduga teroris.
Mobil Ambulans kedua yang tiba di Mako Brimob Polda Sumut sekitar pukul 14.12 WIB. Disinyalir membawa dua jenazah terduga teroris. (Tribun Medan / M Andimaz Kahfi)

"Soal penolakan warga, saya tidak bisa mengomentari apa yang menjadi reaksi dari pada masyarakat. Itu semua tergantung dari pada pribadi masing-masing," jelasnya.

Diketahui Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama dengan Polda Sumatera Utara kembali berhasil mengamankan 5 orang teduga teroris.

23 Terduga Teroris Jaringan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Diamankan Densus 88

Kapolda Sumut Sebut Jaringan Teroris di Medan Sebar Ideologi Radikal Lewat Media Sosial

Sebanyak 3 terduga teroris diamankan oleh Densus 88 di Kota Medan sedangkan 2 lagi menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak, Minggu (17/11/2019).

Sejauh ini, Agus menerangkan hingga saat ini pihaknya sudah mengamankan sebanyak 23 terduga teroris dari sejumlah rangkaian penangkapan pasca bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) lalu.

"Sampai saat ini sudah ada 23 orang yang kita amankan. Ekspose sebelum ada 18 orang, kini ada tambahan 5 yang mana 2 diantaranya menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak," kata Agus.

Selain mengamankan 5 orang terduga teroris, Agus juga mengungkapkan bahwa pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Dari kelima tersangka itu petugas mengamankan senjata rakitan, senapan angin, anak panah, dan ada senjata tajam jenis sangkur yang disita saat melakukan penggeledahan dari tempat tinggal dari pada pelaku," kata Agus.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved