Bangkai Babi Dibuang Sembarangan di Kabanjahe, Hari Ini Dinas Peternakan Kubur 5 Bangkai

Kasus warga buang babi di sembarang tempat mulai muncul di Kabupaten Karo dan mulai meresahkan.

Penulis: Muhammad Nasrul |
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Dinas Pertanian dan Peternakan Karo bersama Kecamatan Kabanjahe, menemukan beberapa ekor bangkai babi yang dibuang sembarangan di kawasan Jalan Lingkar Kabanjahe, Kelurahan Lau Cimba, Kabanjahe, Senin (25/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus warga buang babi di sembarang tempat mulai muncul di Kabupaten Karo dan mulai meresahkan.

Hari ini, Senin (25/11/2019), Dinas Pertanian dan Peternakan Karo menemukan lima bangkai babi yang dibuang di seputar Jalan Lingkar, Kabanjahe.

Amatan www.tribun-medan.com, bangkai babi yang ditemukan di Kecamatan Lau Cimba ini dibuang di berbagai tempat.

Tiga indukan di antaranya, dibuang tepat di pinggir jalan yang dapat menembus ke Jalan Kota Cane ini. Sedangkan dua lagi, dibuang di dalam aliran sungai yang posisinya tak jauh dari jembatan.

Pedagang Stres Hingga Banting Harga Usai Diterpa Isu Ikan Makan Bangkai Babi

Akhyar Nasution Emosi dan Lontarkan Cacian saat Diwawancari soal Bangkai Babi

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Ir Matehsa K Purba mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengeluhkan banyaknya bangkai yang dibuang tepat di pinggir jalan.

Warga dan petugas Dinas Peternakan Karo mengangkat bangkai babi di Jalan Lingkar, Kabanjahe, Senin (25/11/2019).
Warga dan petugas Dinas Peternakan Karo mengangkat bangkai babi di Jalan Lingkar, Kabanjahe, Senin (25/11/2019). (Tribun Medan/Muhammad Nasrul)

Dirinya menyebutkan, dari lima ekor yang ditemukan hari ini empat di antaranya merupakan indukan.

"Setelah ada laporan dari masyarakat, langsung kita lakukan penyisiran di jalan lingkar ini. Ternyata kita temukan lima bangkai, empat indukan, dan satu anakan," ujar Matehsa, Senin (25/11/2019).

Dirinya menyebutkan, selama beberapa hari pihaknya menemukan bangkai babi di seputar kawasan Jalan Lingkar.

"Mungkin karena daerah ini tergolong sepi, makanya masyarakat yang ingin memakai cara pintas langsung membuang bangkai di sini," katanya.

Dirinya menyebutkan, untuk temuan beberapa hari lalu pihaknya mendapati empat ekor. Sehingga, untuk sepekan terakhir ini mereka sudah menemukan bangkai babi yang dibuang sembarangan sebanyak sembilan ekor.

Ia mengatakan atas temuan ini mereka langsung melakukan tindakan dengan mengubur bangkai. Dirinya menyebutkan, proses penguburan dibantu oleh pihak desa dan masyarakat.

"Kami langsung tanam tadi. Kami juga mengimbau kepada peternak untuk melakukan hal serupa jika ada hewan ternaknya yang mati," ucapnya.

Lebih lanjut, Matehsa mengaku untuk saat ini jumlah ternak babi yang mati di seluruh Kabupaten Karo berjumlah sekitar 1000 ekor. Sama seperti sebelumnya, kawasan yang ternaknya paling banyak mati berada di Kecamatan Laubaleng. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved