Ferdinand Hutahaean Prihatin KPK Gagal Geledah Kantor PDI P, Jawaban Masinton Pasaribu hingga CCTV

Ferdinand Hutahaean Prihatin KPK Gagal Geledah Kantor PDI P, Jawaban Masinton Pasaribu hingga CCTV

Ferdinand Hutahaean Prihatin KPK Gagal Geledah Kantor PDI P, Jawaban Masinton Pasaribu hingga CCTV
Tribunnews/Chairul Umam
Ferdinand Hutahaean Prihatin KPK Gagal Geledah Kantor PDI P, Jawaban Masinton Pasaribu hingga CCTV 

Ferdinand Hutahaean Prihatin KPK Gagal Geledah Kantor PDI P, Jawaban Masinton Pasaribu hingga CCTV

T R I B U N-MEDAN.com - Ferdinand Hutahaean Prihatin KPK Gagal Geledah Kantor PDI P, Jawaban Masinton Pasaribu hingga CCTV.

//

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean angkat bicara mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang batal melakuan penyelidikan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Jakarta.

Hendrisman Rahim Ditahan Kejagung, Nih Mobil Mewah dan Sederet Harta Mantan Dirut Jiwasraya

FAKTA Kisah Nenek 118 Tahun Menikah 23 Kali, Terakhir yang Dinikahi Pria 33 Tahun, Ini Rahasianya

Ia mengaku prihatin dengan proses pemberantasan korupsi, di mana ada penyidik KPK yang telah dibekali surat tugas, gagal melakukan penyidikan karena dihadang petugas keamanan partai politik.

Cara Mudah Membuka Kembali Obrolan/Chat WhatsApp yang Sudah Dihapus dan Mengetahui Lokasi Pacarmu

"Ini sebuah proses penegakan hukum pemberantasan korupsi yang menjadi sangat lucu, saya tertawa sambil nangis."

"Ada penyidik KPK yang dibekali surat tugas dan dilindungi undang-undang untuk melaksanakan tugasnya, ternyata gagal hanya karena dihadang security partai politik," ujar Ferdinand Hutahaean dilansir dari kanal YouTube Talk Show TvOne, Selasa (14/1/2020).

Cara Mudah Membuka Kembali Obrolan/Chat WhatsApp yang Sudah Dihapus dan Mengetahui Lokasi Pacarmu

Aksi penggeledahan memang sebaiknya tidak diberitahukan terlebih dahulu kepada pihak yang digeledah, sebab pihak berpotensi akan menghilangkan barang bukti.

Hendrisman Rahim Ditahan Kejagung, Nih Mobil Mewah dan Sederet Harta Mantan Dirut Jiwasraya

Penjelasan Polisi soal Ditangkapnya Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat

"Dalam kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) seperti ini, ugal-ugalan itu justru yang akan berhasil membuktikan sebuah peristiwa hukum sesungguhnya," kata Ferdinand Hutahaean.

"Karena kalau ini prosedural seperti sekarang, mau menggeledah saja janjian, untuk apa dilakukan," sambungnya.

Ferdinand Hutahean
Ferdinand Hutahean (kompas.com)
Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved