Fakta-fakta Terungkapnya Kafe Esek-esek yang Pekerjakan ABG, Omzetnya Mencapai Rp 2 Miliar Per Bulan

Kasus perdagangan orang (human trafficing) dan eksploitasi anak di bawah umur berhasil diungkap polisi

Fakta-fakta Terungkapnya Kafe Esek-esek yang Pekerjakan ABG, Omzetnya Mencapai Rp 2 Miliar Per Bulan
Kompas.com/Lusius genik
Pelaku perdagangan orang di bawah umur ditangkap polisi dengan modus kafe esek-esek 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus perdagangan orang (human trafficing) dan eksploitasi anak di bawah umur berhasil diungkap Subdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dalam kasus tersebut kepolisian membekuk 6 pelaku.

Keenamya diketahui memaksa dan mempekerjakan 10 anak perempuan untuk melayani pria hidung belang di sebuah tempat hiburan malam, yakni di Cafe Khayangan di Jalan Rawa Bebek, RW 13, Penjaringan, Jakarta Utara.

Keenam pelaku dibekuk di tempat hiburan malam itu, Senin (13/1/2020).

Mereka adalah R alias Mami Atun, A alias Mami Tuti, D alias Febi, TW, A dan E.

Mami Atun selaku pemilik cafe bersama dengan Mami Tuti berpera sebagai mucikari.

Kabag Binops Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Pujiyarto, mengatakan omzet Cafe Kahyangan yang menyediakan anak di bawah umur atau ABG sebagai PSK, terbilang cukup fantastis.

"Omzetnya yakni mencapai Rp 2 miliar sebulan."

"Ini dimungkinkan karena mereka mempekerjakan anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang," kata Pujiyarto.

Viral Video Seorang Perempuan Tua Ditendang oleh Seorang Pria, Dikira Maling, Ternyata Ini Faktanya

Reza Pahlevi Salah Satu Eksekutor Pembunuh Hakim PN Medan Jamaluddin, Ini Reaksi Sang Ibunda

Menurutnya, sepuluh anak perempuan yang direkrut oleh mereka dan dijadikan sebagai PSK diberi tempat penampungan di dalam cafe.

"Saat ini para korban atau 10 anak dibawah umur itu dalam pendampingan pihak terkait yakni dari Kemensos dan UPT P2TP2A DKI Jakarta," kata Pujiyarto.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved