CPNS 2019

BKN Bahas Jimat pada Tes SKD CPNS 2019 dan Minta Jangan Khawatir Jika Gagal, Masih Ada CPNS 2020

Mengenai kejadian ini, Paryono mengatakan, hal itu ditemukan saat tes SKD di Yogyakarta tepatnya saat tes CPNS Kemenkumham.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Seribu peserta mengikuti ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham, di Gor Futsal Dispora Sumut, Rabu (29/1/2020). Sebanyak 45 ribu peserta yang telah lulus tes administrasi, sekanjutnya mengikuti ujian dengan sistem computer (Computer Assested Test) memperebutkan penempatan PNS di Kementerian Hukum dan HAM. 

TRIBUN-MEDAN.com, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan adanya peserta tes SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang membawa jimat saat ujian.

Hal ini menjadi keprihatinan BKN.

Benda selain yang disyaratkan, seperti KTP dan kartu ujian, dilarang dibawa saat tes berlangsung.

Keprihatinan tersebut disampaikan dalam salah satu unggahan di akun resmi BKN, @BKNgoid.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kepegawaian Negara (BKN), Paryono, menegaskan, tak ada larangan tertulis mengenai larangan membawa jimat.

"Jadi setelah ribut warga kan datang, pas datang pelaku keluar. Dan saat itu diamankan di pos sekuriti. Setelah itu ada warga yang masuk nolong istrinya. Suami saya pertama masuk, korban sudah banyak darah," kata Christine di lokasi, Selasa.

Akan tetapi, lanjut Paryono, peserta dilarang membawa barang selain KTP dan kartu peserta.

TERKAIT ISIS - Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Ungkap Operasi Our Eyes, Hingga Perintah ISIS

Apakah peserta yang diketahui membawa jimat saat tes berlangsung akan didiskualifikasi?

"Tidak (didiskualifikasi). Cuma jimatnya tidak boleh dibawa masuk," ujar Paryono dilansir dari Kompas.com, Kamis (6/2/2020).

Ia mengingatkan, hal-hal seperti ini bisa mengganggu konsentrasi peserta.

Selain itu, kesalahan lain yang kerap dilakukan oleh peserta tes CPNS adalah keterlambatan saat akan mengikuti tes.

Kebanyakan mereka tidak datang atau terlambat ikut SKD," kata Paryono.

Jangan Salah Bawa Kartu

Melalui akun Twitter-nya, BKN juga mengingatkan agar peserta tak salah membawa kartu ujian.

Walau terlihat sepele, ternyata ada peserta yang salah terkait kartu ujian ini.

Dua Youtuber Cilik ini Raup Ratusan Miliar dan Masuk Jajaran Orang Terkaya Versi Forbes

Ada peserta yang membawa kartu ujian CPNS tahun sebelumnya.

Mengenai kejadian ini, Paryono mengatakan, hal itu ditemukan saat tes SKD di Yogyakarta tepatnya saat tes CPNS Kemenkumham.

Peserta CPNS 2019 akan dinyatakan gugur jika tidak membawa kartu ujian sesuai yang disyaratkan.

"Kalau tidak bawa kartu ujian, ya tidak boleh ikut," jelas Paryono.

Menurut Paryono, dibandingkan dengan tahun kemarin, peserta yang mengikuti SKD kali ini jauh lebih tertib.

"Peserta sekarang sudah lebih tertib hanya sedikit yang melakukan pelanggaran," kata dia.

Diduga Terlibat Pembakaran Guest House di Tuktuk, Kompol RHA Ternyata Berstatus Tahanan Kejari

Temuan-temuan pelanggaran sudah terdeteksi sebelum tes sehingga peserta tidak boleh masuk ruangan jika melakukan pelanggaran.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sendiri dijadwalkan dilaksanakan antara tanggal 27 Januari 2020 hingga 28 Februari 2020.

CPNS 2020 Bakal Digelar Bulan September

Gagal lolos passing grade tes SKD ( Seleksi Kompetensi Dasar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, jangan khawatir.

Hal ini lantaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) bakal segera menggelar CPNS 2020.

Pelaksanaan seleksi CPNS 2019 telah memasuki fase tes SKD.

Perjuangan Hidup Siska, Korban Tusuk Suami, Bertarung Melawan Rasa Sakit 185 Jahitan

Sesuai jadwal yang ditetapkan oleh BKN, setelah SKD nantinya adalah tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Kendati proses CPNS 2019 belum rampung secara keseluruhan, banyak yang mempertanyakan mengenai seleksi CPNS 2020.

Saat dikonfirmasi terkait informasi adanya CPNS 2020, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono tak menampik adanya kemungkinan pembukaan keran CPNS 2020.

 Paryono mengatakan pembukaan CPNS 2020 kemungkinan akan digelar dalam beberapa waktu ke depan.

"Bulan September tahun ini (mungkin akan dibuka untuk CPNS 2020)," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/2/2020).

Namun, imbuhnya, hal tersebut masih harus dikaji secara mendalam.

Aplikasi KLIK Hadir untuk Pengguna Narkotika yang Malu Berkonsultasi

Formasi CPNS 2020

Saat disinggung terkait dengan jumlah formasi dan instansi mana saja yang akan mengikuti CPNS 2020, pihaknya belum mengetahui secara pasti.

"Belum ada Permenpan-RB yang mengatur mengenai jumlah formasi dan rincian formasi yang akan diterima," papar dia.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan-RB Andi Rahadian.

Saat ini, imbuhnya Kemenpan-RB masih fokus menyelesaikan pengadaan atau penerimaan CPNS 2019.

Pasalnya, menurut dia, saat ini CPNS 2019 baru memasuki fase tes SKD dan dilanjutkan tes SKB.

Pencuri HP yang Sempat Buron Ditembak Polisi, Aksi Pelaku Sempat Viral dari Rekaman CCTV

"Mungkin saja September 2020. Tapi masih perlu pembahasan lanjutan," kata Andi menjelaskan.

Mengisi kekosongan Lebih lanjut, penerimaan CPNS pada tahun 2020 prinsipnya adalah untuk mengisi PNS atau ASN yang sudah pensiun.

Tentunya, juga sesuai dengan kebutuhan dari kementerian-kementerian dan lembaga di pusat dan daerah.

Kemungkinan besar, formasi rekrutmen CPNS 2020 akan diisi oleh instansi yang tidak membuka seleksi CPNS 2019.

"Ya memang pada saat mereka (instansi) mengajukan penundaan untuk pembukaan CPNS 2019 kan kita memberikan surat persetujuan dan kita memang mendorong supaya untuk dibuka tahun ini," kata Andi.

"Contohnya adalah Kemenpar dan Ekonomi Kreatif," kata Andi.

Alasan WHO Khawatirkan Indonesia, Negara Satu-satunya Terbebas Virus Corona

Menurut dia, Kemenpar dan Ekonomi Kreatif menunda pelaksanaan CPNS 2019 karena adanya struktur baru yang masuk ke kementerian tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada semua instansi kementerian dan lembaga serta pemerintah provinsi maupun kabupaten kota untuk menyampaikan kembali kebutuhan formasi untuk pelaksanaan CPNS 2020.

"Di daerah-daerah kan ada beberapa yang menyatakan tidak membuka seleksi penerimaan CPNS untuk tahun ini," ungkap Andi.

"Nah, untuk yang tidak membuka penerimaan CPNS pada tahun ini, kita minta untuk disampaikan kebutuhan formasinya untuk CPNS tahun 2020 sebagai bahan pertimbangan kita untuk menetapkan formasinya," sambungnya.

Permohonan kebutuhan formasi tersebut, imbuhnya, sebagai bahan pertimbangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk melengkapi kebutuhan formasi di setiap instansi. (*)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Jakarta dengan judul : Bawa Jimat Saat Tes SKD CPNS 2019, Apakah Bakal Didiskualifikasi? Begini Penjelasan BKN

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved