News Video
Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Try To Zero Waste dan Roda Hijau Tur Edukatif Jejak Sampah
Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, komunitas Try To Zero Waste (TTZW) Medan bersama Roda Hijau mengadakan Tur Edukatif bertajuk Jejak Sampah
Juga membangun jaringan yang lebih luas lagi dalam pergerakan penyadaran sampah.
"Peserta hari ini itu ada yang dari mahasiswa, ada juga ibu rumah tangga, ada pegawai BUMN, ada juga dari instansi pemerintahan. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan dan usia, karena juga kita buka kegiatannya untuk umum, supaya bisa mencakup lebih luas," ujar Wilda.
Ia berharap agar kegiatan sejenis bisa menjangkau lebih banyak orang dan semakin banyak yang tersadarkan untuk bertanggung jawab terhadap sampahnya.
Kepada peserta yang datang ia berharap bisa mengambil banuak manfaat dari kegiatan yang dilakukan, mulai dari menambah wawasan hingga perlahan menumbuhkan kesadaran.
"Harapannya ke depan supaya kegiatannya bisa lebih besar, menjangkau lebih banyak orang lagi supaya kita bisa membangun jejaring dalam pergerakan sadar terhadap sampah. Bagi peserta yang hadir juga semoga bisa mengambil banyak manfaat dari kegiatan yang kita lakukan," pungkasnya.
Pertama Kali Ikuti Tur Edukatif Kunjungi TPA
Seorang peserta yang mengikuti kegiatan ini, Sinta mengatakan, bahwa dirinya baru pertama kali pergi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dia merasa kegiatan ini sangat bermanfaat baginya karena menambah wawasan dan mengubah cara pandang nya terhadap sampah.
"Kegiatan ini seru, kita bisa lihat gimana sampah diolah di TPA, mulai dari ditimbang, digiling, hingga ditimbun. Terus juga tadi ada cairan sampah yang ada di kolam-kolam untuk bisa diteliti kandungannya. Saya senang karena kebetulan ini pertama kali saya pergi ke TPA," ujar Sinta kepada Tribun Sabtu (22/2/2020).
Ia mengatakan bahwa dari tur edukatif yang dilakukan ada sangat banyak yang bisa diambil pelajaran karena termasuk TPA yang memberlakukan sistem sebagaimana mestinya.
Ia mengaku ingin belajar untuk lebih peduli terhadap sampahnya yang mendorong nya untuk mengikuti kegiatan ini.
"Ingin banyak belajar mengenai bagaimana sampah diperlakukan di TPA makanya ikut kegiatan ini, karena ada pepatah yang bilang bahwa lebih baik satu kali melihat dari pada seribu kali mendengar, jadi kalau kita melihat langsung itu akan lebih besar pengaruhnya terhadap perubahan cara berpikir. Itusih yang memotivasi untuk ikur kegiatan," katanya.
Dalam kegiatan tur edukatif, juga dibawakan oleh pengelola TPA, sehingga masing-masing peserta berkesempatan untuk keliling melihat-lihat TPA Kutalimbaru.
Sinta berharap melalui kegiatan ini dirinya bisa membuat banyak orang yang sadar terhadap sampahnya dan mau ikut bergerak untk mengelola sampah.
"Harapannya ke depan sih bisa membuat lebih banyak orang yang sadar untuk mengola sampahnya, juga menambah wawasan para pesertanya, yang awalnya tidak tahu apa itu gaya hidup minim sampah, bagaimana pengelolaan sampah, dan ikut bergerak dalam mengelolanya," jelasnya.
(cr14/tribun-medan.com)