Sekwan DPRD Deliserdang Klarifikasi Paripurna Yang Digelar Gerindra dan Demokrat, Dihadiri 14 Orang

Sebelum undangan paripurna dibuat terlebih dahulu harus ada permohonan dewan sebanyak seperlima atau 10 orang.

TRI BUN MEDAN/Indra Gunawan
14 anggota dewan foto bersama seusai menggelar paripurna sendiri di gedung DPRD Deliserdang Jumat, (20/3/2020) 
TRI BUN-MEDAN.com- Sekretariat DPRD Deliserdang memberikan pernyataan atas rapat paripurna yang digelar Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri beserta Fraksi Demokrat dan Gerindra Jumat, (20/3/2020).
Sekretaris Dewan (Sekwan), Rahmad mengakui, rapat paripurna yang dihadiri oleh 14 orang itu tidak sesuai mekanisme.
Karena itu Sekretariat DPRD pun tidak bersedia ikut andil dalam persiapan pelaksanaan paripurna. 
"Jadi enggak biasa asal buat paripurna saja. Ini lembaga DPRD,"ujar Rahmad ketika dikonfirmasi.
Ia menyebut, sebelum undangan paripurna dibuat terlebih dahulu harus ada permohonan dewan sebanyak seperlima atau 10 orang.
Setelah itu, katanya baru kemudian permohonan disampaikan ke pimpinan untuk dibawa ke rapat pimpinan.
Setelah pimpinan menyetujui baru kemudian di bawa ke Badan Musyawarah (Banmus) untuk dijadwalkan. 
"Setelah itu dipenuhi barulah bisa dilaksanakan paripurnanya. Untuk pengambilan keputusan syaratnya harus setengah tambah satu atau di Deliserdang harus 26 orang karena jumlah dewan ada 50 orang,"kata Rahmad.
Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada pihak yang berani menyebutkan paripurna yang telah digelar oleh 7 fraksi yang ada di DPRD tidaklah sah.

BERITA KURS DOLAR, Hari Ini Rupiah Rp 16.038 per Dollar AS, Terburuk Sejak Krisis Moneter 1998

Bukan karena membela, Rahmad menegaskan pelaksanaan paripurna yang telah dilakukan oleh 7 fraksi disebut memang sudah melewati setiap mekanisme yang ada. 
"Kami enggak ikut campur dalam masalah mereka (konflik sesama dewan). Orang ini berpedoman pada surat Dirjen yang ke Gubernur dan ada tembusannya ke kami. Tapi kepada Gubernur dipinta untuk melakukan pendampingan. Kalau memang mau paripurna kan bisa diceritakan dan dibawa dulu sama Pimpinan lain hari Senin nanti,"kata Rahmad. 
Karena Sekretariat DPRD tidak mau ikut andil dalam kegiatan paripurna yang digelar oleh Fraksi Gerinda dan Demokrat, pihak Sekretariat DPRD pun tidak bersedia untuk menyiapkan segala persiapan untuk pelaksanaan paripurna.
Tugas Sekwan dalam paripurna ini diambil alih staf Fraksi Gerindra.
(dra/tri bun-medan.com).
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved